- Dewa Ketut Sudiarta Wiguna-Antara
Cuaca Ekstrem Menelan 7 Korban di Amerika Serikat, Ini Tips Tetap Sehat saat Cuaca Ekstrem
Jakarta, tvOnenews.com- Cuaca ekstrem tengah melanda banyak negara, salah satunya Amerika Serikat. Kabarnya sampai menelan banyak korban.
Merangkum informasi tvOnenews.com dan antara pada Selasa (7/7), disebutkan kalau kurang lebih 7 orang meninggal dunia.
Bahkan cuaca panas ekstrem dan badai, memengaruhi stabilitas jaringan listrik di beberapa negara bagian AS.
- Ilustrasi Gemini AI/google gemini
Di New York, suhu melonjak hingga 100,4 derajat Fahrenheit (sekitar 38 derajat Celcius) pada Kamis (2/7), hingga menyebabkan aspal meleleh.
Sebagaimana diketahui, cuaca ekstrem merupakan fenomena cuaca yang tidak terduga, tidak biasa, buruk, atau tidak sesuai dengan musimnya di suatu wilayah.
Saat ini, dunia sedang menghadapi peningkatan frekuensi cuaca ekstrem akibat krisis iklim dan pemanasan global.
Sehubungan dengan ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa Prospek cuaca Indonesia sepekan ke depan menunjukkan kecenderungan curah hujan yang relatif berkurang di sebagian besar wilayah.
Pada Dasarian I Juli 2026, sekitar 72,19% wilayah Indonesia diprediksi berada pada kategori curah hujan rendah, sementara 27,80% lainnya berada pada kategori menengah, tanpa wilayah yang diperkirakan mengalami curah hujan tinggi maupun sangat tinggi
Sehubungan dengan kondisi ini, juga perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, dan Papua.
- Dewa Ketut Sudiarta Wiguna-Antara
Tips Sehat saat Cuaca Ekstrem
Dengan demikian, Praktisi Kesehatan Masyarakat, dr. Nagnila Ngabila Salama mengungkapkan tips sehat saat cuaca ekstrem.
Hal ini bisa menjadi langkah pencegahan dari kondisi tidak sehat sampai kematian. Seperti yang terjadi diberbagai negara bagian eropa dan Amerika Serikat.
"Tips saya utk pakai alat pelindung diri dari ujung kepala sampai kaki cegah dehidrasi, heat exhaustion, heat stroke," jelas kepada tvOnenews.com, Selasa (7/7).
Disampaikan dengan kondisi saat ini, cuaca panas ekstrem ternyata bisa menyebabkan kematian. Hal itu karena kondisi tubuh tak sanggup menahannya.
"Cuaca ekstrem, terutama gelombang panas, memang dapat menyebabkan kematian karena tubuh memiliki batas kemampuan untuk mengatur suhu," katanya kepada tvOnenews.com, Senin (7/6).