- Sri Gustina
Kabar Buruk untuk Warga Sumsel, DBD Tembus 2.149 Kasus di Bulan Juli 2026
Dengan begitu, risiko penularan diperkirakan mulai meningkat saat curah hujan menurun karena kepadatan populasi nyamuk menjadi lebih tinggi.
Kondisi tersebut diperkirakan dapat memicu peningkatan kasus dengue secara signifikan pada Oktober hingga Desember 2026 jika tidak diantisipasi sejak dini.
Maka dengan itu, guna mengantisipasi potensi lonjakan kasus DBD, Dinkes Sumsel memperkuat upaya pencegahan melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, distribusi larvasida dan insektisida, peningkatan kesiapan layanan penanganan pasien DBD, serta penguatan penyuluhan kepada masyarakat.
Penyebab DBD
Perlu untuk diketahui, penyakit DBD disebabkan oleh virus Dengue. Seseorang bisa terjangkit demam berdarah jika digigit oleh nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus yang telah terinfeksi virus Dengue terlebih dahulu.
Salah satu gejala yang menonjol atau mudah dipahami yaitu, naiknya suhu tubuh secara mendadak.
Pada anak-anak, fase demam pada DBD berbentuk seperti pelana kuda, yaitu turun selama beberapa hari, kemudian naik lagi.
Demam pada DBD biasa berlangsung selama 2--7 hari, yang mencapai suhu 39−40°C dan sulit turun walaupun pasien telah mengonsumsi obat penurun panas.
Gejala DBD bukan hanya demam, ada beberapa lainnya yang dapat menyertainya, yaitu:
-Lemas
-Sakit kepala hebat
-Nyeri di bagian belakang mata
-Sakit otot dan sendi
-Hilang nafsu makan
-Mual dan muntah
-Ruam kemerahan dikulit timbul atau tidak timbul.
(klw)