news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi DBD.
Sumber :
  • Istimewa

Waspada DBD: Begini Gejala Umum Demam Berdarah Dengue yang Sering Diabaikan

Kasus demam berdarah atau DBD di Sumatra Selatan tengah merebak luas. Jumlahnya sudah mencapai 2.149 kasus, berikut gejala umum yang harus diwaspadai siapapun.
Kamis, 16 Juli 2026 - 16:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvonenews.com- Demam berdarah dengue atau biasa disebut DBD, kini merebak di Sumatra Selatan (Sumsel). Penyakit yang bisa menyasar berbagai usia.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sumatra Selatan (Dinkes Sumsel), sudah ada 2.149 kasus DBD hingga 14 Juli 2026.

Sejauh ini, disebut Dinkes Sumsel disampaikan demam berdarah sudah tersebar di 17 kabupaten/kota di provinsi tersebut. Kini menjadi perhatian Dinas Kesehatan daerah Sumsel.

"Kasus DBD hingga 14 Juli 2026 tercatat sebanyak 2.149 kasus yang tersebar di 17 kabupaten/kota," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel Ira Primadesa, dalam antara, Kamis (16/7).

Apa Perbedaan Panas Badan karena Demam Biasa dengan Demam Berdarah Dengue (DBD)?
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/ilustrasi kemenkes

Wilayah yang paling banyak kasus DBD di Sumsel, berada di Kota Palembang yang tercatat sebanyak 619 kasus.

Gejala Umum Penyakit DBD

Sehubungan dengan ini, melansir dari laman Kementerian Kesehatan (kemenkes), dijelaskan kalau DBD merupakan penyakit infeksi. Muncul karena disebabkan oleh virus Dengue.

Gejala umum DBD, atau sering muncul saat seseorang terinfeksi virus bahkan seringkali diabaikan, berupa: demam, nyeri otot dan atau nyeri sendi yang disertai Leukopenia (kondisi ketika jumlah sel darah putih di dalam tubuh lebih rendah dari kadar yang seharusnya).

Kemudian, dibagian tubuh muncul ruam (perubahan pada kulit berupa bercak kemerahan, bintil atau luka lepuh akibat iritasi atau peradangan), Limfadenopati (suatu kondisi pembesaran kelenjar getah bening dengan ukuran lebih dari satu sentimeter), Trombositopenia (kondisi saat jumlah keping darah rendah atau di bawah normal) dan Ditesis Hemoragik (kecenderungan mudah terjadi perdarahan yang dapat disebabkan oleh gangguan pembuluh darah).

"Infeksi virus Dengue, yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk Aedes aegypti menjadi vektor utama dalam penularan DBD. Nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di genangan air bersih, bak mandi, pot bunga dan ban bekas," dikutip dari laman keslan.kemkes.go.id.

Klasifikasi Penyakit DBD terbagi dalam 4 Derajat

Derajat I yaitu demam yang masuk gejala klinik khas, dan satu-satunya manifestasi perdarahan dalam Uji Tourniquet (tes skrining awal untuk infeksi Dengue) positif, Trombositopenia (kondisi jumlah keping darah rendah di bawah normal), Hemokonsentrasi.

Kemudian, derajat II yaitu seperti derajat I, disertai dengan perdarahan spontan pada kulit atau perdarahan di tempat lain.

Derajat III yaitu ditemukannya kegagalan sirkulasi (peredaran), ditandai oleh nadi cepat dan lemah, tekanan darah menurun (20 mmHg atau kurang) atau Hipotensi (tekanan darah rendah) disertai dengan Sianosis (kondisi medis di mana kulit dan selaput lendir seperti tampak kebiruan atau kebiruan-ungu) di sekitar mulut, kulit dingin dan lembab dan anak tampak gelisah.

Sementara derajat IV, yaitu syok (kondisi berbahaya ketika tekanan darah menurun secara drastis) berat, nadi tidak teraba dan tekanan darah tidak teratur.(klw)

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:35
01:10
01:48
08:00
01:13
06:45

Viral