- X/elsaazhp
Viral Wanita Hirup Kamper di KRL, Begini Bahaya Kamper atau Kapur Barus bagi Kesehatan
Dalam kondisi paparan yang lebih berat, seseorang juga dapat mengalami kesulitan bernapas atau sesak napas.
Karena itu, penggunaan kapur barus sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan, terutama di ruangan dengan sirkulasi udara yang buruk.
3. Reaksi Alergi pada Kulit
Bahaya lain yang perlu diperhatikan adalah kemungkinan munculnya reaksi pada kulit apabila terjadi kontak langsung.
Pada orang dengan kulit sensitif, paparan dapat menyebabkan kemerahan, iritasi, maupun peradangan yang dikenal sebagai dermatitis kontak.
Karena itu, kapur barus sebaiknya tidak diletakkan sembarangan hingga mudah bersentuhan langsung dengan kulit.
4. Kejang
Paparan bahan yang mengandung naftalena dalam jumlah besar juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat.
Dalam kondisi tertentu, paparan berat dapat memicu kejang.
Dr. Saddam secara khusus mengingatkan agar penggunaan dan penyimpanan kapur barus diperhatikan, terutama ketika terdapat anak-anak di rumah.
5. Kelelahan Ekstrem
Paparan berlebihan juga dapat berkaitan dengan gangguan pada sistem saraf.
Seseorang dapat mengalami rasa lelah, lesu, dan tidak nyaman sehingga aktivitas sehari-hari ikut terganggu.
Namun, keluhan tersebut tentu perlu dilihat berdasarkan tingkat dan durasi paparannya serta kondisi kesehatan masing-masing.
6. Gangguan Keseimbangan
Efek lain yang dijelaskan dr. Saddam adalah gangguan keseimbangan.
Paparan berat dapat memengaruhi sistem saraf sehingga seseorang bisa merasa sempoyongan atau mengalami kesulitan mengendalikan gerakan tubuh.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya menghindari paparan kapur barus secara berlebihan.
Cara Aman Menggunakan Kapur Barus
Meski memiliki sejumlah risiko jika digunakan secara tidak tepat, bukan berarti kapur barus tidak boleh digunakan sama sekali.
dr. Saddam mengingatkan agar penggunaannya dilakukan sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.
Kapur barus sebaiknya disimpan di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak. Bentuknya yang kecil dan warna-warni berpotensi membuat anak mengira benda tersebut sebagai makanan atau permen.
Selain itu, penggunaan kapur barus di dalam ruangan perlu memperhatikan sirkulasi udara.
Ventilasi yang baik dapat membantu mencegah udara di dalam ruangan terlalu lama terpapar uap dari produk tersebut.