news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pink October 2026, PAUL dan Lovepink Rajut Harapan untuk Pejuang Kanker Payudara: Weavers of Hope.
Sumber :
  • Ist

Pink October 2026, PAUL dan Lovepink Rajut Harapan untuk Pejuang Kanker Payudara: Weavers of Hope

PAUL kembali menggelar Pink October 2026. Melalui tema Weavers of Hope, program ini mengajak masyarakat mendukung edukasi dan deteksi dini kanker payudara.
Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:06 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Oktober kembali menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap kanker payudara. Di tengah kampanye yang berlangsung di berbagai negara, pesan mengenai pentingnya kepedulian, edukasi, dan deteksi dini kembali menjadi perhatian, termasuk di Indonesia.

Namun, kesadaran terhadap kanker payudara tidak hanya berbicara mengenai bagaimana seseorang mengenali risiko penyakit tersebut. Perjalanan pasien dan penyintas juga membutuhkan dukungan yang panjang, baik dari keluarga, komunitas maupun lingkungan sosial. 

Dari sinilah berbagai gerakan kepedulian berusaha menciptakan ruang untuk berbagi informasi sekaligus memberikan dukungan nyata.

Memanfaatkan momentum Breast Cancer Awareness Month 2026, PAUL Indonesia kembali menjalankan program Pink October dengan tema Weavers of Hope. 

Tahun ini, program tersebut kembali menggandeng Lovepink, organisasi nirlaba yang bergerak dalam edukasi, deteksi dini, serta pendampingan pasien dan penyintas kanker payudara.

Merajut Harapan Lewat Kolaborasi PAUL dan Lovepink

Tema Weavers of Hope atau Penenun Harapan dipilih untuk menggambarkan bagaimana dukungan dari berbagai pihak dapat saling terhubung. Filosofi tersebut dianalogikan seperti proses seorang artisan baker yang merangkai adonan dan berbagai bahan hingga menghasilkan sesuatu yang bernilai.

Dalam konteks kanker payudara, setiap “benang” tersebut merepresentasikan kekuatan, ketahanan, kasih sayang, serta dukungan yang diberikan kepada mereka yang sedang menjalani perjalanan menghadapi penyakit.

“Melalui program 'Pink October: Weavers of Hope' ini, kami ingin memaknai kepedulian sebagai sebuah seni merajut harapan bersama. Setiap helai benang dukungan—mulai dari para pelanggan setia kami hingga mitra kami, Lovepink—saling menguatkan satu sama lain,” ungkap Adina Clarashiva, Brand Manager PAUL Indonesia lewat keterangan resminya, Jumat (02/10/26).

Kolaborasi tersebut diperkenalkan dalam konferensi pers yang berlangsung di gerai PAUL Lippo Mall Kemang, Jakarta, pada 30 September 2026.

Bagi Lovepink, kerja sama ini merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan yang telah berjalan sejak 2022. Dede Gracia, Chairwoman Lovepink, mengatakan perjalanan menghadapi kanker payudara merupakan proses panjang yang membutuhkan dukungan dari banyak pihak.

“Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas kemitraan yang terjalin bersama PAUL Indonesia melalui Pink October yang tahun ini mengambil tema 'Weavers of Hope'. PAUL Indonesia telah menjadi mitra kami sejak tahun 2022 dan semoga tahun ini antusiasmenya makin meningkat,” ujar Dede.

Ia menambahkan bahwa edukasi mengenai deteksi dini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Menurutnya, pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI dan pemeriksaan payudara klinis atau SADANIS merupakan fondasi awal dalam upaya mengenali kondisi payudara.

Pink October 2026, PAUL dan Lovepink Rajut Harapan untuk Pejuang Kanker Payudara Weavers of Hope
Sumber :
  • ist

Dari Produk Pink hingga Donasi untuk Lovepink

Pesan kampanye tahun ini juga diterjemahkan melalui sejumlah produk dengan nuansa merah muda. Mulai 1 Oktober 2026, koleksi Pink October tersedia di seluruh gerai PAUL Indonesia.

Empat produk yang menjadi bagian dari koleksi tersebut adalah Raspberry Macaron, Macaron Frappe, Pink Palmier, dan Pink Croissant.

Raspberry Macaron menggunakan isian raspberry dan menjadi simbol manisnya kebersamaan. Macaron Frappe memadukan minuman berbasis kopi atau susu dengan macaron. Sementara itu, Pink Palmier hadir dalam bentuk pastri berlapis yang menyerupai hati dan Pink Croissant membawa tampilan merah muda pada croissant klasik.

Selain koleksi tersebut, tersedia pula paket khusus berupa dua Raspberry Macaron seharga Rp100 ribu dan Pink October Viennoiseries Bundling seharga Rp75 ribu.

Namun, nilai utama program ini tidak berhenti pada produk bertema Pink October. Sebagian hasil penjualan koleksi tersebut akan didonasikan kepada Lovepink.

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memperluas edukasi mengenai deteksi dini kanker payudara sekaligus mendukung pendampingan psikologis dan moril bagi pasien yang sedang menjalani perjuangan menghadapi kanker payudara.

“Melalui program ini, kami berharap dapat mengajak pelanggan PAUL dan masyarakat luas untuk menikmati rangkaian produk Pink Edition di PAUL sekaligus berpartisipasi menjadi bagian dari Weavers of Hope di sepanjang bulan Oktober ini,” kata Adina.

Gerakan Pink October Tidak Hanya Berlangsung di Indonesia

Program Pink October yang dijalankan PAUL juga menjadi bagian dari gerakan serupa di sejumlah negara. Selain Indonesia, inisiatif tersebut berlangsung di Prancis, Luksemburg, Jepang, Siprus, dan Kanada.

Masing-masing negara menyalurkan hasil dari program lokal mereka kepada organisasi yang dipilih di wilayah masing-masing. Di Indonesia, dukungan tersebut diarahkan kepada Lovepink.

Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa kampanye kesadaran kanker payudara dapat hadir melalui berbagai bentuk. Edukasi, deteksi dini, pendampingan pasien, hingga dukungan sosial menjadi bagian yang saling melengkapi.

Lovepink sendiri bermula pada 2012 dari inisiatif Shanti Persada dan Madelina Mutia, yang keduanya merupakan penyintas kanker payudara. Komunitas tersebut kemudian resmi berdiri sebagai Yayasan Daya Dara Indonesia pada 2014.

Saat ini, Lovepink disebut telah mendukung lebih dari 18.000 warriors kanker payudara yang sebagian besar merupakan perempuan. Dukungan tersebut telah menjangkau sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek, Yogyakarta, Bandung, Jember, Surabaya, Malang, Palembang, Pekanbaru, Padang, Banjarbaru, dan Manado.

Melalui Weavers of Hope, pesan yang dibawa sepanjang Oktober 2026 pada akhirnya bukan sekadar tentang warna merah muda. Kampanye ini mencoba menghubungkan kepedulian masyarakat dengan kebutuhan akan informasi, deteksi dini, serta dukungan berkelanjutan bagi pasien dan penyintas.

Seperti benang yang baru menjadi kain ketika dirajut bersama, dukungan terhadap perjuangan melawan kanker payudara juga membutuhkan keterlibatan banyak pihak. 

Oktober menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat dimulai dari langkah sederhana, tetapi dampaknya dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang seseorang untuk mendapatkan dukungan dan harapan. (udn)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral