news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Sakit Flu.
Sumber :
  • Ilustrasi Kementerian Kesehatan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvonenews.com- Secara umum sakit influenza dialami saat cuaca hujan maupun peralihan. Ada satu jenis virus influenza yang terdeteksi sedang meningkat yaitu influenza A.

Di tengah perkembangan Influenza A (H3N2) subclade K yang belakangan banyak diperbincangkan di masyarakat, dengan sebutan “superflu”. Ternyata istilah superflu bukanlah nomenklatur resmi yang digunakan oleh WHO maupun CDC.

Berdasarkan informasi dari laman Kementerian Kesehatan, influenza biasa atau disebut flu memiliki perbedaan dengan influenza A. Influenza A terus berevolusi secara agresif, dan memiliki kemampuan untuk menyeberang dari hewan ke manusia hingga sering memicu epidemi atau pandemi musiman.

Ilustrasi flu.
Sumber :
  • Antara

Sementara influenza biasa atau flu, umumnya disebabkan oleh berbagai jenis virus lain (paling sering rhinovirus) yang menyerang saluran pernapasan atas.

Penularan Influenza A 

Sementara influenza A bisa ditularkan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi melalui droplet, ketika mereka berbicara, batuk, dan bersin.

Diketahui juga kalau virus ini dapat menular, ketika seseorang menyentuh benda yang terkontaminasi virus flu kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata.

Secara singkatnya, dikatakan Kemenkes kalau perbedaan flu dengan influenza A ini bisa terlihat dari gejalanya.

-Pada flu biasa, umumnya gejala berkembang secara bertahap dalam satu hingga dua hari, dimulai dari hidung tersumbat atau berair, bersin-bersin, sedikit nyeri tenggorokan, dengan demam yang biasanya ringan atau bahkan tidak ada.

-Pada influenza A, biasa ditandai dengan gejala akut demam, batuk, nyeri tenggorokan, nyeri tubuh, dan kelelahan. Terasa seperti mendadak dan intens ini adalah ciri khas yang membedakannya.

"Penderita Influenza A sering menggambarkan kondisinya seperti “tiba-tiba tertabrak truk”," bunyi keterangan dalam laman labkesmasmakassar.go.id.

Sehubungan dengan influenza A, ternyata ada cara tepat mencegahnya. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni dalam konferensi persnya pada Kamis (8/9/2026).  

Menurutnya, pencegahan influenza A cukup dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat atau biasa disebut PHBS.

Ditambah juga, dengan penggunaan masker, yang seringkali disepelekan. Padahal masker digunakan, bukan hanya saat sakit tapi juga saat sehat, khususnya di tempat publik.

"pencegahan secara umum tentu bahwa melaksanakan phbs, sangat penting sekali. Jadi cuci tangan menggunakan air mengalir dan pakai sabun. Juga penggunanan masker yang benar," katanya dijelaskan dalam konferensi pers: Perkembangan situasi dan penanganan influenza di Indonesia, youtube kemenkes, Sabtu (10/10/2026).

"Jangan sampai melorot terutama bagi yang sakit, harus menggunakan masker walaupun sehat tetapi (perlu) dikeramaian, seperti di Terminal, di Pasar dan lainnya perlu pakai masker," jelas dr. Andi.

Sebelumnya, hasil surveilans sentinel menunjukkan positivity rate influenza sebesar 56% pada minggu ke-38. Pada surveilans di puskesmas, aktivitas influenza berada pada kategori sedang (medium), sementara pada surveilans rumah sakit masih berada pada kategori rendah (low).

Berdasarkan data Kemenkes, peningkatan aktivitas influenza pada periode Agustus–September juga masih sesuai dengan pola musiman yang selama ini terlihat di Indonesia. Diketahui pada minggu ke-38 tahun 2026, dari 265 spesimen yang diperiksa melalui surveilans sentinel, sebanyak 148 spesimen positif influenza dengan dominan adalah Influenza A (H1N1pdm09).(klw)

 

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral