news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Minuman Penyebab Diabetes.
Sumber :
  • Dibuat oleh ChatGPT

3 Minuman Ini Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes, Nomor 3 Paling Sering Dibeli

Dokter Ika Devi mengungkap tiga minuman yang perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan risiko diabetes, mulai dari soda hingga kopi kekinian.
Kamis, 5 November 2026 - 06:45 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Diabetes atau penyakit kencing manis menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai. Selain faktor keturunan dan pola makan, kebiasaan mengonsumsi minuman tertentu juga perlu diperhatikan karena kandungan gula di dalamnya dapat memengaruhi kadar gula darah.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Ika Mariani Ratna Devi, Sp.PD, mengingatkan masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih minuman sehari-hari. Melalui video TikTok pada 27 Oktober 2026, ia mengungkap tiga jenis minuman yang sebaiknya dihindari karena berpotensi meningkatkan risiko diabetes.

“Tiga minuman ini harus Anda hindari kalau Anda nggak mau terkena yang namanya kencing manis,” ucap dr. Ika Devi dalam video TikTok-nya (27/10/2026).

Lantas, apa saja minuman yang dimaksud? Berikut penjelasannya.

1. Minuman Berkarbonasi

Minuman pertama yang perlu diwaspadai adalah minuman berkarbonasi atau bersoda. Meski tidak semua produk memiliki rasa manis yang kuat, dr. Ika Devi mengingatkan bahwa minuman jenis ini dapat mengandung gula dalam jumlah tinggi.

“Minuman yang pertama adalah minuman berkarbonasi. Jadi minuman berkarbonasi ini macam-macam, tapi intinya pada saat kita mengonsumsi minuman berkarbonasi walaupun tidak terasa manis itu sebetulnya dia mengandung sekitar 46 gr gula,” jelas dr. Ika Devi.

Ia kemudian menggambarkan jumlah gula tersebut setara dengan sekitar 11 sendok makan gula dalam satu minuman.

“Artinya itu setara dengan minuman kita minum satu minuman terus diberikan sebelas sendok makan gula semanis itu sebetulnya,” lanjutnya.

Konsumsi gula berlebihan dapat membuat asupan gula harian meningkat. Jika menjadi kebiasaan, hal ini perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi pengendalian kadar gula darah dan meningkatkan risiko gangguan metabolisme.

2. Minuman Beralkohol

Minuman kedua yang disebut dr. Ika Devi adalah alkohol. Menurutnya, konsumsi alkohol dapat berdampak buruk terhadap kesehatan hati atau liver.

Ia menjelaskan bahwa kerusakan pada organ hati dapat mengganggu proses pengaturan gula dalam tubuh. Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami diabetes.

“Kedua adalah alkohol. Jadi alkohol ini dia akan merusak liver kita dan pada saat liver kita itu mengalami kerusakan maka yang terjadi adalah kita tidak akan bisa menipu gula dan kemudian kedepannya tentu akan mudah terkena risiko diabetes,” ungkap dr. Ika Devi.

Karena itu, konsumsi alkohol perlu menjadi perhatian, terutama bagi orang yang ingin menjaga kesehatan metabolisme dan mengontrol kadar gula darah.

3. Minuman Kopi Kekinian dari Kafe

Minuman ketiga yang sering kali tidak disadari adalah kopi dan minuman kekinian yang biasa dibeli di kafe.

Menurut dr. Ika Devi, minuman tersebut terkadang terlihat tidak terlalu manis sehingga konsumen tidak menyadari banyaknya kandungan gula atau pemanis yang digunakan.

“kemudian yang ketiga sering nggak sadar yaitu minuman kopi ataupun minuman yang Anda bisanya beli di kafe,” kata dr. Ika Devi.

Ia mengingatkan bahwa beberapa minuman kafe menggunakan pemanis tambahan, termasuk sirup jagung. Kandungan tersebut perlu diperhatikan karena dapat menambah asupan gula dan kalori.

“Kelihatannya dia tidak banyak gulanya, tidak terlalu manis tapi ingat dia kalau misalnya menggunakan gula tertentu contohnya sirup jagung atau apa. Sirup jagung itu lebih banyak dan lebih mudah untuk membentuk menjadi yang namanya lemak,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengonsumsi minuman kekinian tanpa memperhatikan komposisinya.

“Jadi kalau Anda mengonsumsi yang namanya minuman-minuman kekinian dari kafe dan sebagainya, hati-hati kandungan sirup jagungnya akan bisa memicu peningkatan kadar gula dan pada akhirnya Anda akan mudah terkena diabetes,” tuturnya.

Ketiga jenis minuman tersebut menjadi pengingat bahwa pilihan minuman sehari-hari juga berperan dalam menjaga kesehatan. Masyarakat sebaiknya memperhatikan informasi kandungan gula, membatasi minuman dengan pemanis tambahan, serta menerapkan pola hidup sehat untuk membantu mengurangi risiko diabetes.

Sebagai informasi, dr. Ika Mariani Ratna Devi, Sp.PD merupakan dokter spesialis penyakit dalam (internist) yang aktif membagikan video edukasi kesehatan melalui media sosialnya.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral