- ANTARA/Pamela Sakina
BYD Siapkan Teknologi Terbaru: Megawatt Flash Charging 2.0 Diklaim Isi 400 Km Cuma 5 Menit Jelang Mudik Lebaran 2026
Varian short-blade diprediksi mencapai 160 Wh/kg dengan kemampuan discharge 16C dan charge 8C.
Sementara format long-blade dikabarkan mampu menembus 210 Wh/kg dengan discharge 8C dan charge 3C. BYD juga menargetkan efisiensi biaya hingga 15 persen untuk versi long-blade.
Blade Battery 2.0 dirancang memiliki lebih dari 3.000 siklus pengisian, setara umur kendaraan sekitar 1,2 juta kilometer.
Beberapa model premium yang mengusung baterai ini diperkirakan mampu menempuh jarak hingga 1.000 kilometer berdasarkan standar CLTC.
Dengan kombinasi pengisian super cepat dan daya tahan tinggi, kekhawatiran soal degradasi baterai maupun jarak tempuh saat perjalanan panjang bisa semakin berkurang.
DM 6.0 dan God’s Eye 5.0: Efisien dan Cerdas
Selain lini kendaraan listrik murni, BYD juga disebut akan memperkenalkan sistem hybrid terbaru DM 6.0.
Berdasarkan laporan industri, teknologi ini mampu mencatat konsumsi bahan bakar 2,9 liter per 100 kilometer dengan jangkauan gabungan hampir 2.000 kilometer ketika tangki dan baterai terisi penuh.
Meski demikian, spesifikasi resmi masih menunggu konfirmasi dari BYD. Di sektor keselamatan dan otomasi, God’s Eye 5.0 turut diantisipasi hadir.
Sistem ini mengusung pembelajaran penguatan (reinforcement learning) dan kendali end-to-end tertutup (closed-loop) untuk meningkatkan akurasi serta keamanan berkendara.
Hingga akhir 2025, lebih dari 2,3 juta kendaraan telah menggunakan sistem God’s Eye, menghasilkan lebih dari 160 juta kilometer data mengemudi setiap hari.
Basis data masif ini menjadi fondasi pengembangan algoritma yang lebih presisi. Di sisi lain, lini produksi model BYD Song Ultra dilaporkan telah berjalan penuh menjelang peluncuran pasar pada Maret.
Model ini menggunakan sasis baru berbasis e-platform BYD dengan wheelbase 2.840 mm, 20 mm lebih panjang dibanding versi tujuh penumpang Tang.
Bocoran di media sosial juga menampilkan kendaraan uji dengan emblem khusus “flash charging”, menegaskan fokus BYD pada integrasi pengisian ultra-cepat di model mendatang.
Jika seluruh inovasi tersebut meluncur sesuai rencana, 5 Maret 2026 berpotensi menjadi titik penting dalam percepatan adopsi kendaraan listrik global.
Terlebih menjelang mudik Lebaran 2026, kecepatan pengisian yang mendekati waktu isi BBM konvensional bisa menjadi jawaban atas keraguan terbesar calon pengguna EV: lama waktu charging. (udn)