news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemudik melakukan pengisian daya baterai mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area KM 379 A Tol Batang-Semarang.
Sumber :
  • ANTARA

Baru Pertama Kali Mudik Pakai Mobil Listrik? Simak Tips Berikut Ini Agar Perjalanan Lancar

Mudik Lebaran selalu jadi tradisi tahunan yang dinanti masyarakat Indonesia. Kini, tren mudik menggunakan mobil listrik pun kian meningkat, seiring makin banyak
Jumat, 27 Februari 2026 - 23:32 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com — Mudik Lebaran selalu jadi tradisi tahunan yang dinanti masyarakat Indonesia. Kini, tren mudik menggunakan mobil listrik pun kian meningkat, seiring makin banyaknya produsen menghadirkan kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.

Meski begitu, perjalanan jarak jauh dengan mobil listrik tentu punya tantangan berbeda dibanding mobil berbahan bakar konvensional.

Soal jarak tempuh hingga pengisian daya jadi perhatian utama. Agar perjalanan tetap lancar, aman, dan nyaman, berikut tujuh trik yang perlu diperhatikan.

1. Rencanakan Rute dan Titik Pengisian Daya

Kendaraan listrik tengah charging di SPKLU
Sumber :
  • ANTARA/HO

Mobil listrik umumnya memiliki jarak tempuh 200–400 kilometer dalam sekali pengisian penuh, tergantung tipe dan kapasitas baterai. Karena itu, perencanaan rute sangat krusial.

Tandai lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang jalur mudik. Saat ini, banyak aplikasi peta yang sudah menyediakan fitur pencarian charger mobil listrik sehingga memudahkan pengguna dalam menyusun strategi perjalanan.

2. Pastikan Baterai Terisi Optimal Sebelum Berangkat

Sebelum memulai perjalanan, pastikan baterai dalam kondisi penuh. Idealnya, isi daya hingga 80–100 persen untuk perjalanan jarak jauh.

Jangan lupa memperhitungkan potensi kemacetan yang bisa membuat konsumsi daya meningkat. Perencanaan matang akan mencegah risiko kehabisan baterai di tengah jalan.

3. Manfaatkan Waktu Istirahat untuk Charging

Jangan menunggu baterai hampir habis untuk mencari SPKLU. Manfaatkan momen istirahat di rest area yang memiliki fasilitas pengisian daya.

Selain mengisi baterai kendaraan, pengemudi dan penumpang juga bisa beristirahat, makan, sekaligus melakukan pengecekan ringan pada mobil.

4. Aktifkan Mode Hemat Energi

PLN akan ubah 2.000 tiang listrik jadi SPKLU
Sumber :
  • PLN

Sebagian besar mobil listrik dibekali mode berkendara hemat energi. Fitur ini membantu memperpanjang jarak tempuh per pengisian.

Hindari akselerasi mendadak dan kecepatan tinggi secara konstan, karena gaya berkendara agresif bisa membuat baterai lebih cepat terkuras, terutama di jalur tol panjang.

5. Pantau Suhu Baterai

Baterai mobil listrik sensitif terhadap suhu ekstrem. Saat perjalanan jauh di tengah cuaca panas, perhatikan indikator suhu baterai di panel instrumen.

Mengisi daya saat suhu baterai terlalu tinggi dapat memperlambat proses charging dan berpotensi memengaruhi usia baterai dalam jangka panjang.

6. Siapkan Opsi Darurat

Meski infrastruktur SPKLU terus berkembang, tetap bijak menyiapkan alternatif darurat. Simpan nomor layanan towing atau bantuan darurat. Antrean panjang di SPKLU atau gangguan teknis bisa saja terjadi, terutama saat puncak arus mudik.

7. Perbarui Aplikasi dan Pantau Lalu Lintas

Gunakan aplikasi dengan pembaruan kondisi lalu lintas secara real-time, termasuk informasi ketersediaan charger. Data terkini dapat membantu memilih rute tercepat dan menghindari kepadatan, sehingga perjalanan lebih efisien dan minim stres.

Dengan perencanaan matang dan pengelolaan daya yang tepat, mudik menggunakan mobil listrik bukan lagi hal yang merepotkan. Justru, perjalanan bisa terasa lebih tenang, hemat, dan tentunya ramah lingkungan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral