- Xiaomi
Xiaomi Pamer Mobil Konsep Vision Gran Turismo di MWC Barcelona, Hypercar Listrik 1.900 HP yang Bikin Dunia Otomotif Kaget
Melalui proyek ini, para desainer diberi kebebasan penuh untuk mengeksplorasi teknologi dan bentuk kendaraan masa depan.
Sejumlah merek otomotif ternama seperti Bugatti, Ferrari, dan Porsche sebelumnya juga telah menghadirkan desain Vision Gran Turismo mereka.
Xiaomi sendiri menjadi merek ke-36 yang bergabung dalam proyek tersebut. Menariknya, perusahaan ini bukan hanya menjadi merek asal China pertama yang ikut serta.
Akan tetapi juga perusahaan teknologi pertama yang berpartisipasi dalam program Vision Gran Turismo.
Presiden Xiaomi Group, Lu Weibing, menyebutkan bahwa desain Vision GT sebenarnya tidak melanggar hukum fisika.
Artinya, secara teori mobil tersebut tetap dapat diwujudkan secara teknis dan mengikuti prinsip aerodinamika yang berlaku di dunia nyata.
Namun Xiaomi memastikan mobil konsep ini tidak akan diproduksi massal.
Sebaliknya, kendaraan tersebut akan hadir secara virtual dalam gim balap populer Gran Turismo 7 sehingga para gamer di seluruh dunia dapat merasakan pengalaman mengendarainya secara digital.
Hypercar Listrik dengan Aerodinamika Ekstrem
Secara visual, Vision Gran Turismo menggambarkan seperti apa hypercar listrik Xiaomi jika suatu saat benar-benar diproduksi.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan perusahaan, mobil ini dibangun menggunakan platform 900 volt silikon karbida, teknologi yang memungkinkan efisiensi energi tinggi sekaligus performa luar biasa.
Walau spesifikasi lengkapnya belum dirilis, konsep ini diperkirakan mampu menghasilkan tenaga hingga 1.900 horsepower, menjadikannya salah satu konsep hypercar listrik paling bertenaga yang pernah diperkenalkan.
Kepala desain otomotif Xiaomi, Li Tianyuan, menjelaskan bahwa mobil ini memiliki koefisien hambatan udara sekitar 0,29, yang menunjukkan tingkat efisiensi aerodinamis tinggi.
Desainnya terinspirasi dari mobil balap ekstrem seperti Aston Martin Valkyrie dan Red Bull RB17, terutama melalui penggunaan venturi tunnel besar di bagian bawah mobil.
Teknologi ini mengalirkan udara melalui bawah kendaraan lalu mengeluarkannya ke belakang untuk menciptakan tekanan yang menekan mobil ke permukaan jalan saat melaju kencang.
Bagian depan mobil dilengkapi splitter serat karbon bergaya motorsport serta lampu LED minimalis. Sementara di bagian belakang, desain lampu LED yang melingkar penuh memberikan tampilan futuristik yang khas.