- Tangakapan Layar bmwusa.com
BMW Siapkan Gebrakan Besar untuk Mobil Listrik 2026, iX3 Baru Bisa Tempuh 637 Km Sekali Cas
Jakarta, tvOnenews.com - BMW terus memperkuat jajaran kendaraan listrik nya dengan menghadirkan sejumlah pembaruan penting yang disiapkan untuk musim panas 2026.
Produsen otomotif asal Jerman itu membawa berbagai peningkatan mulai dari model baru yang lebih terjangkau hingga teknologi digital berbasis kecerdasan buatan yang semakin canggih.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BMW dalam memperluas daya tarik kendaraan listrik di pasar global.
Selain menghadirkan teknologi terbaru, perusahaan juga memberikan lebih banyak pilihan personalisasi bagi konsumennya.
Mengutip laporan Arena EV, pembaruan yang diperkenalkan BMW mencakup sejumlah model kendaraan listrik. Salah satu yang paling mendapat sorotan adalah SUV listrik terbaru mereka, BMW iX3.
BMW menghadirkan iX3 40 sebagai varian entry-level baru yang dibangun di atas platform Neue Klasse.
- Tangakapan Layar bmwusa.com
Kehadiran model ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik premium.
Meski berstatus sebagai varian dasar, BMW tetap membekali iX3 40 dengan teknologi terkini. Mobil ini menggunakan sistem penggerak listrik generasi keenam BMW yang dikembangkan dengan arsitektur 800V.
Penggunaan arsitektur tersebut memungkinkan proses pengisian daya berlangsung lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Teknologi ini juga menjadi salah satu fokus utama BMW dalam meningkatkan efisiensi kendaraan listrik masa depan.
Dari sisi performa, BMW iX3 40 mengandalkan satu motor listrik yang menggerakkan roda belakang. Tenaga yang dihasilkan mencapai 235 kW atau setara 320 hp dengan torsi maksimum sebesar 500 Nm.
Spesifikasi tersebut membuat SUV listrik ini tetap menawarkan performa yang kompetitif di kelasnya.
BMW bahkan mengklaim akselerasi kendaraan mampu memberikan pengalaman berkendara yang responsif.
Berdasarkan klaim pabrikan, BMW iX3 40 mampu melesat dari posisi diam hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 5,9 detik. Sementara itu, kecepatan maksimumnya dibatasi secara elektronik hingga 200 km/jam.
Untuk mendukung mobilitas jarak jauh, BMW membekali kendaraan ini dengan baterai berkapasitas 82,6 kWh. Sistem pengisian cepatnya mendukung daya hingga 300 kW sehingga waktu pengisian dapat dipersingkat.
Dalam kondisi baterai penuh, BMW mengklaim iX3 40 mampu menempuh jarak hingga 637 kilometer berdasarkan standar pengujian WLTP. Adapun konsumsi energinya berada pada kisaran 14,5 hingga 17,3 kWh per 100 kilometer.
Tidak hanya menghadirkan pembaruan pada sektor penggerak listrik, BMW juga meningkatkan kemampuan fitur asisten pribadi pintar berbasis kecerdasan buatan.
Teknologi tersebut dikembangkan bersama Amazon Alexa untuk menghadirkan pengalaman interaksi yang lebih natural.
Sistem terbaru itu diklaim mampu memahami percakapan dan permintaan kontekstual secara lebih baik. Dengan demikian, pengguna tidak lagi hanya mengandalkan perintah suara sederhana untuk mengoperasikan berbagai fungsi kendaraan.
BMW menjelaskan bahwa teknologi asisten pintar generasi baru tersebut mulai diterapkan pada kendaraan yang diproduksi sejak pertengahan April 2026.
Sementara itu, pemilik kendaraan BMW yang lebih lama akan memperoleh pembaruan melalui sistem over-the-air mulai akhir Mei 2026.
Selain pembaruan teknologi, BMW juga menawarkan berbagai opsi personalisasi baru bagi para konsumennya.
Pilihan tersebut meliputi sembilan warna eksterior baru dengan efek metalik dan mutiara seperti Sepang Bronze, Twilight Purple, Java Green, hingga Malachite Green.
Pilihan personalisasi lainnya mencakup velg aerodinamis 21 inci berwarna hitam, desain interior dua warna Contemporary Agave, serta kursi belakang berpemanas yang tersedia dalam paket inovasi opsional.
Tak hanya iX3, BMW juga memberikan penyegaran pada i4 Gran Coupe melalui paket eksterior hitam baru yang membuat tampilan sedan listrik empat pintu tersebut terlihat lebih sporty dan agresif.
(igp)