news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Shell.
Sumber :
  • REUTERS/Toby Melville

Cuaca Lagi Panas-panasnya, Benarkah Oli Motor Jadi Lebih Cepat Rusak dan Harus Segera Diganti?

Cuaca panas terik belakangan ini di Indonesia bisa membuat pengendara motor khawatir dengan kondisi mesin kendaraannya. Apalagi jika tiap hari hadapi kemacetan.
Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:02 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Cuaca panas terik belakangan ini di Indonesia bisa membuat pengendara motor khawatir dengan kondisi mesin kendaraannya. Apalagi, jika setiap hari harus menghadapi kemacetan panjang yang membuat mesin motor terus bekerja meski kendaraan hanya bergerak sedikit.

Salah satu hal yang sering membuat penasaran adalah jadwal penggantian oli mesin. Banyak yang bertanya-tanya apakah cuaca panas membuat oli motor lebih cepat rusak sehingga harus diganti lebih sering dari biasanya.

Padahal, cuaca panas bukan satu-satunya faktor yang menentukan kapan oli motor perlu diganti. Ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan agar mesin tetap terawat dan pengendara tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk mengganti oli sebelum waktunya.

Sebelum buru-buru membawa motor ke bengkel, ada baiknya memahami beberapa fakta tentang pengaruh cuaca panas terhadap oli mesin. Berikut lima hal yang perlu diketahui agar tidak salah kaprah soal jadwal penggantian oli motor.

1. Cuaca Panas Belum Tentu Bikin Oli Cepat Rusak
Banyak pengendara mengira suhu udara ekstrem secara otomatis merusak struktur dan kekentalan pelumas mesin. Dilansir dari laman resmi Federal Oil, pelumas berkualitas dirancang untuk bertahan pada suhu operasional mesin yang tinggi.

Oli akan tetap menjalankan tugas utamanya, yakni mengurangi gesekan dan membantu memindahkan panas mesin selama kendaraan digunakan secara normal. Penggantian oli tidak perlu dipercepat hanya karena suhu udara di lingkungan sekitar terasa lebih terik dari biasanya.

2. Sering Terjebak Macet Bikin Kerja Mesin Lebih Berat
Kondisi akan sangat berbeda jika sepeda motor setiap hari harus menghadapi kemacetan parah di bawah terik matahari. Dilansir dari panduan perawatan Suzuki Indonesia, situasi lalu lintas stop-and-go membuat mesin tetap menghasilkan panas meski jarak tempuh kendaraan relatif minim.

Ilustrasi - Kemacetan Jakarta.
Sumber :
  • Antara

Beban panas yang meningkat akibat terbatasnya aliran udara saat macet perlu diwaspadai oleh pemilik motor. Karena itu, perhatian ekstra terhadap kondisi oli dibutuhkan, terutama untuk kendaraan yang rutin digunakan dalam kemacetan panjang.

3. Patuhi Buku Manual dan Rekomendasi Pabrikan
Meskipun motor sering digunakan untuk beraktivitas di siang hari, jadwal penggantian oli tidak boleh diubah secara sembarangan. Dilansir dari buku panduan resmi kendaraan, interval penggantian oli umumnya mengacu pada jarak tempuh atau jangka waktu pemakaian yang direkomendasikan pabrikan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

13:03
04:39
09:03
08:41
04:56
08:50

Viral