news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gran Max.
Sumber :
  • Daihatsu

Daihatsu Gran Max Jadi Andalan Kendaraan Niaga, Program MBG Beri Kontribusi hingga 20 Persen

Program MBG menyumbang sekitar 20 persen permintaan Daihatsu Gran Max di sejumlah wilayah. Astra Daihatsu Motor menjelaskan peran e-commerce dan usaha logistik.
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:00 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata turut memberikan dampak positif terhadap permintaan kendaraan komersial Daihatsu Gran Max di sejumlah wilayah Indonesia. PT Astra Daihatsu Motor mengungkapkan bahwa kebutuhan kendaraan untuk mendukung operasional program pemerintah tersebut berkontribusi sekitar 20 persen terhadap permintaan Gran Max di wilayah tertentu.

Meningkatnya kebutuhan kendaraan operasional seiring perluasan program MBG menjadi salah satu faktor yang mendukung pasar kendaraan niaga Daihatsu. Mobil komersial seperti Gran Max dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas distribusi sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Head Domestic Marketing & Corporate Communication Division PT Astra Daihatsu Motor, Budi Mahendra, mengungkapkan bahwa kontribusi program MBG terhadap permintaan Gran Max cukup terasa. Meski demikian, angka tersebut tidak berlaku secara merata di seluruh wilayah Indonesia karena setiap daerah memiliki kebutuhan yang berbeda.

Budi menjelaskan bahwa permintaan kendaraan untuk mendukung program MBG telah memberikan kontribusi sekitar 20 persen terhadap Gran Max di wilayah yang menjadi cakupan penjelasannya. Angka tersebut menunjukkan bahwa program pemerintah turut menjadi salah satu sumber permintaan kendaraan komersial.

Meski program MBG memberikan kontribusi terhadap permintaan Gran Max, Budi menegaskan bahwa pertumbuhan pasar kendaraan komersial tidak hanya bergantung pada program pemerintah. Perkembangan sektor perdagangan digital atau e-commerce serta usaha logistik juga menjadi faktor penting yang mendorong kebutuhan kendaraan niaga.

"Tadi kalau menyangkut MBG, sementara ini MBG banyak di kita kurang lebih 20 persen kontribusi terhadap Gran Max, kalau di wilayah saya," ujar Budi dikutip dari Antara, Sabtu (31/10/2026).

"Selain dari itu (MBG), juga banyak sebenarnya yang lain nih. E-commerce yang tumbuh, usaha logistik itu juga banyak berpengaruh. Jadi tidak hanya dari program pemerintah, tapi juga ada customer-customer yang lain," tambahnya.

Menurutnya, jenis kendaraan yang dibutuhkan untuk mendukung program MBG maupun kegiatan usaha lainnya tidak selalu sama di setiap daerah. Pemilihan kendaraan disesuaikan dengan karakteristik wilayah, jumlah titik layanan, serta kebutuhan operasional masing-masing pengguna.

Permintaan kendaraan komersial tersebut mencakup berbagai tipe yang digunakan untuk menunjang kegiatan distribusi dan usaha. Selain Gran Max, pilihan kendaraan juga dapat mencakup Luxio hingga kendaraan berpenggerak 4x4 sesuai dengan kebutuhan operasional.

Sementara itu, kendaraan jenis blind van banyak diminati oleh pengguna armada atau perusahaan logistik berskala besar. Segmen tersebut memiliki kebutuhan berbeda dibandingkan pembeli kendaraan niaga yang digunakan untuk menjalankan usaha secara mandiri.

"Untuk MBG di Gran Max Series, mungkin dari total tempat kita kurang lebih 20 persen. Masing-masing area beda. Jadi Jawa, non-Jawa berbeda, masing-masing provinsi berbeda. Karena sesuai kebutuhan juga dari jumlah titik MBG," kata Budi.

Di sisi lain, permintaan kendaraan jenis pikap lebih banyak berasal dari konsumen ritel atau pembeli mobil pertama. Pengguna kendaraan tersebut umumnya merupakan pelaku usaha mandiri, mulai dari pedagang pasar, pemilik warung, hingga pelaku usaha di Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Kepala Wilayah Jateng, Jogja, Bali & Nusa Tenggara PT Astra Daihatsu Motor, Budhy Lau, turut mengungkapkan bahwa kendaraan komersial Gran Max memiliki kontribusi besar di wilayahnya. Secara keseluruhan, Gran Max menyumbang porsi sebesar 46 persen dan menjadi segmen dengan kontribusi terbesar, disusul kendaraan Low Cost Green Car (LCGC).

"Jadi kontribusi secara total Gran Max itu 46 persen. Nah, 46 persen, baru yang kedua LCGC. Tadi kalau menyangkut MBG, sementara ini MBG banyak di kita kurang lebih 20 persen kontribusi terhadap Gran Max, kalau di wilayah saya," tutur Budhy. (igp/fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral