news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Toko Tesla di Beijing, China.
Sumber :
  • REUTERS/Tingshu Wang

Registrasi Bulanan Tesla di Eropa Naik di Tengah Ketatnya Persaingan Produsen China

Pendaftaran mobil baru Tesla mencatatkan lonjakan signifikan di sejumlah negara Eropa pada bulan Oktober, memperkuat tren pemulihan produsen kendaraan listrik (EV) asal Amerika Serikat tersebut di kawasan Eropa.
Rabu, 4 November 2026 - 11:03 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pendaftaran mobil baru Tesla mencatatkan lonjakan signifikan di sejumlah negara Eropa pada bulan Oktober, memperkuat tren pemulihan produsen kendaraan listrik (EV) asal Amerika Serikat tersebut di kawasan Eropa. Meski demikian, pertumbuhan ini dinilai belum merata seiring pesatnya ekspansi produsen EV asal China yang kian gencar merebut pangsa pasar. 

Berdasarkan data resmi dari Mobility Sweden, OFV Norwegia, dan bilstatistik.dk Denmark, kenaikan drastis terlihat di kawasan Nordik. Pendaftaran Tesla di Swedia melesat hingga 248%, disusul lonjakan sebesar 131% di Norwegia, serta pertumbuhan 34% di Denmark. 

Tren positif ini juga meluas ke kawasan Eropa Selatan. Mengutip data dari ANFAC, ACAP, dan Kementerian Transportasi Italia, pendaftaran kendaraan Tesla melonjak 271% di Spanyol, 186% di Portugal, dan naik 94% di Italia. 

Pemulihan kinerja ini didorong oleh sejumlah faktor pendukung, mulai dari basis perbandingan tahun lalu yang lebih rendah, lonjakan harga bahan bakar, ketersediaan insentif pemerintah, hingga tingginya tren permintaan kendaraan listrik (EV) secara berkelanjutan. Kendati demikian, kecepatan pemulihan tersebut menunjukkan ketimpangan di berbagai pasar. Hal ini mencerminkan tingginya fragmentasi industri EV di Eropa yang dipicu oleh kian masifnya penetrasi merek-merek asal China. 

Di tengah persaingan yang kian ketat, Tesla masih mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama kendaraan listrik terkuat di Eropa. Meski begitu, ketergantungan yang tinggi pada Model 3 dan Model Y menjadi tantangan tersendiri, terutama saat menghadapi para kompetitor yang menawarkan lini produk lebih beragam. 

Di sisi lain, produsen mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut mengumumkan pada bulan Oktober lalu bahwa mereka berhasil menutup kuartal ketiga dengan capaian positif. Kuantitas pesanan kendaraan penumpang yang berhasil dibukukan pada periode tersebut menjadi yang terbesar dalam empat tahun terakhir. 

Norwegia terus menjadi pasar andalan bagi Tesla. Berdasarkan data OFV, produsen kendaraan listrik tersebut berhasil membukukan rekor penjualan Oktober terbaik sepanjang sejarahnya sekaligus mengukuhkan posisi sebagai merek mobil terlaris di negara tersebut dengan pangsa pasar mencapai 9,8%. Di saat yang sama, pabrikan asal Tiongkok juga kian gencar memperluas cengkeramannya, mencatatkan rekor pangsa pasar bulanan tertinggi sebesar 22,5% dari total pendaftaran mobil penumpang baru. 

"Terutama di Norwegia, orang-orang umumnya lebih makmur daripada di tempat lain di Eropa, orang-orang kurang mencari penawaran yang lebih rendah dari merek-merek Tiongkok daripada di negara-negara Eropa lainnya," kata Rico Luman, ekonom senior di ING Research.

Sebaliknya, pangsa pasar Tesla di Denmark hanya 0,73%, di belakang BYD, Leapmotor, Xpeng, dan MG milik SAIC, yang masing-masing menguasai antara 1,6% dan 5,5% pasar.

Italia menunjukkan tren serupa. Pangsa pasar Tesla naik menjadi 0,38%, tetapi tetap di bawah BYD, Leapmotor, dan MG, yang pangsa pasarnya berkisar antara 1,21% hingga 4,55%.

"Eropa Utara cukup terbuka terhadap pemain baru selama mereka adalah kendaraan listrik yang efisien. Itulah yang memungkinkan Tesla mencapai posisi terdepan dan itulah yang memungkinkan perusahaan Tiongkok untuk mendapatkan pangsa pasar dengan cepat," kata analis industri Felipe Munoz, yang menjalankan platform Analisis Industri Mobil, kepada Reuters. (rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral