- Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo
Masjid Unik di Wonosobo Dengan Sumber Mata Air Panas Alami
Wonosobo, Jawa Tengah – Ada yang berbeda jika sedang berkunjung ke Wonosobo, Jawa Tengah. Di kota yang dingin ini terdapat sebuah masjid yang terbilang cukup istimewa dan jarang ditemui di lokasi lain yakni masjid yang menyediakan wudhu menggunakan air hangat dari sumber alami panas bumi.
Namanya Masjid Jawahirul Akbar yang berjarak 3 kilometer ke arah utara dari Alun-Alun kota Wonosobo dan terletak di pinggir jalan raya jalur menuju kawasan Dataran Tinggi Dieng.
Karena keistimewaannya ini lah, banyak wisatawan yang datang berkunjung untuk beribadah sholat maupun hanya untuk sekedar beristirahat setelah berwisata ke Dieng.
Tak hanya air wudhu nya saja yang menggunakan air hangat alami, namun di Masjid Jawahirul Akbar ini air hangat juga ada dibagian kamar mandi, bahkan ada juga fasilitas untuk berendam.
Foto: Fasilitas berendam dan wudhu dengan sumber air panas alami (Ronaldo)
Menurut Takmir Masjid Jawahirul Akbar, Ahmad Ridho, meskipun tampak megah dengan desain bangunan yang moderen, namun sebenarnya masjid ini sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka. Masjid Jawahirul Akbar ini dibangun oleh salah satu tokoh ulama yang ada di Kelurahan Kalianget, Wonosobo, Jawa Tengah.
Kemudian pada awal tahun 2010 lalu, barulah Masjid Jawahirul Akbar ini mulai dipugar dan diperbaharui. Dan pada tahun 2014 masjid tersebut mulai mengalir air hangat alami yang digunakan untuk berwudhu.
“Bangunan yang terbaru ini mulai direnovasi tahun 2010 an, Kalau air panasnya mulai mengalir ke masjid tahun 2014,” ujar Ahmad Ridho, Senin (04/04/2022)
Air hangat alami yang ada di masjid pun rupanya muncul dari sumber mata air hangat yang jaraknya sekitar 1,5 kilometer dari masjid. Namun menurut Ridho, di Kelurahan Kalianget memang banyak dijumpai mata air hangat dengan skala kecil yang juga muncul diarea persawahan milik warga.
“Dulu di Kalianget itu banyak mata air kecil disawah-sawah dan dimana-mana. Kemudian dulu ada perusahaan swasta yang melakukan pengeboran untuk mencari sumber air, namun ternyata muncul air panas itu. Kemudian warga meminta, air panas itu dialirkan juga ke Masjid Jawahirul Akbar dan kini wudhu memakai air hangat alami menjadi ikonnya masjid Kalianget” terangnya.