- YouTube
Awalnya Terlilit Utang, Wanita ini Datang ke Arab Saudi jadi TKW, Bukannya Kerja Malah Turuti Nafsu Anak Majikan: Dia Langsung…
tvOnenews.com - Seorang TKW Indonesia menceritakan pengalamannya saat bekerja di Arab Saudi.
Wanita bernama Yani (nama samaran) mengaku pernah bekerja di Arab Saudi selama dua kali.
Yani pernah dipulangkan ke Indonesia karena kelakuan terlarangnya. Bak tak kapok membuat kesalahan, dia malah ketagihan dan datang lagi ke Arab Saudi.
Hadir di podcast Rey Utami, Yani menceritakan alasannya harus menjadi TKW di Arab Saudi karena mengalami masalah ekonomi.
"Saya sudah berumah tangga selama 8 tahun. Bahagia, tapi ada masalah ekonomi, suami belum PNS, banyak hutang,” kata Yani dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.
“Akhirnya minta izin ke suami untuk kerja di Arab Saudi," sambungnya.
Pertama datang ke Arab Saudi, Yani bekerja menjadi ART di keluarga kaya raya dengan rumah mewah berlantai lima.
Awalnya Yani merasa kesusahan bekerja karena hanya ia satu-satunya ART di rumah yang besar itu.
Selama satu tahun bekerja, ia mengaku banyak laki-laki di rumah yang menggodanya, seperti adik majikan.
Selama satu tahun bekerja dengan sang majikan, Yani masih kuat menahan iman.
"Terus banyak yang godain saya tuh, adik majikan lah segala macam. Saya masih kuat iman itu di satu tahun itu gak respon," ujar Yani.
Selama Menjadi TKW, Yani Mengaku Kerap Digoda Anak Majikannya
Namun, ketika anak majikan menggodanya, Yani tidak bisa menahan nafsunya dan terjerumus melakukan hal terlarang.
Menurutnya, anak sang majikan lama-lama mulai memberikan perhatian kepada Yani dan sering bertukar cerita.
"Gimana ya dipanggil sayang, naluri jiwa muda saya itu muncul gitu. Iya jiwa muda, padahal saya udah tua kan," kata Yani.
Yani juga mengungkapkan jika anak majikannya tersebut memiliki paras yang rupawan, dengan tubuh tinggi, mata biru dan hidung mancung.
"Dia panggil saya ke toilet. Terus dia tarik tangan saya masuk ke toilet dan dikunci. Terus dia langsung peluk saya, dia cium saya. Aduh gimana, masa saya tolak sih," ungkapnya mengenang momen tersebut.
Kala itu Yani sempat khawatir karena takut ketahuan majikannya, namun dalam lubuk hatinya ia tidak mau menolak.