- YouTube
Sebelum Abuya Mama Ghufron, Sosok Ningsih Tinampi Pernah Viral Usai Ngaku Bisa Panggil Malaikat dan Rasulullah SAW
tvOnenews.com - Belakangan ceramah Abuya Mama Ghufron kembali jadi sorotan publik karena isinya yang nyeleneh.
Seorang penceramah asal Malang ini dinilai salah oleh sejumlah kalangan bahkan tidak sedikit yang mengatakan bahwa ucapannya menyimpang dari Islam.
Diantaranya, Mama Ghufron mengaku mengetahui dan bisa berbicara dengan semut dan bahasa Suryani.
Tak cuma itu, Abuya Ghufron juga mengaku bisa berkomunikasi langsung dengan Malaikat yang ingin mencabut nyawa seseorang.
Ia juga mengaku bisa berbicara dengan malaikat Munkar dan Nakir saat santrinya meninggal dunia agar tidak perlu mendapat pertanyaan akhirat.
Abuya Ghufron rupanya memiliki Pesantren UNIQ Nusantara di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.
Jauh sebelum kontroversi Abuya Mama Ghufron, beberapa tahun lalu tepatnya pada tahun 2019-2020, publik pernah diramaikan oleh sosok wanita sakti bernama Ningsih Tinampi.
Ningsih Tinampi viral lantaran mempunyai tempat praktik di Pasuruan, Jawa Timur. Bahkan tempatnya selalu kebanjiran pasien.
Menurut pasien yang pernah mendatanginya, sosok Ningsih Tinampi juga benar-benar membuat orang terhipnotis berkat kepiawaiannya menyembuhkan orang.
Rata-rata pasien yang mendatanginya saat itu merupakan pasien non medis.
Ningsih Tinampi dikenal sebagai dukun yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Ningsih Tinampi mengaku memiliki ilmu gaib Al Fatihah untuk menyembuhkan beragam penyakit, termasuk pasien santet.
Ningsih mengaku mendapatkan ilmu ghaib saat sang suami selingkuh dan memilih perempuan lain.
“Yang namanya Pak Damon ini bilang begini, jangan diobati suaminya. Karena ada salah satu ilmu yang sampean punya sejak sampean ada di dalam kandungan,” kata Ningsih, menirukan bisikan yang didengarnya saat itu.
Menurut pengakuan Ningsih, ilmunya itu sudah mulai berusaha masuk ke dalam dirinya sejak berumur 35 tahun.
Namun ia menganggap, kekuatan tersebut tak kunjung menyatu dengannya lantaran dihadapi dengan rasa kehilangan sang suami.
Ningsih lantas menemui banyak dukun. Katanya, dukun-dukun tersebut mampu memudahkannya mendapat ilmu, yakni ilmu Al -Fatihah.
“Ternyata kejadian ini menuntun saya ke dukun-dukun dengan tujuan supaya ada yang bisa membantu ilmu itu masuk ke badanku,” ucapnya.