Charly Van Houten, Vokalis Setia Band buka suara soal video klip lagu berjudul "Di Bawah Sadar" ada sosok Abuya Mama Ghufron mendadak viral di media sosial.
Pria ini juga dikenal sebagai Kiah Haji Muhammad Ghufron Al Bantani, atau Abuya Mama Ghufron Al Bantani atau yang akrab disapa Mama Ghufron kontroversi karena..
Sosok Abuya Mama Ghufron tengah menjadi sorotan usai mengaku bisa berkomunikasi dengan semut, malaikat bahkan dengan Tuhan. Begini pernyataan murid Mama Ghufron
Selain Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH M Cholil Nafis, Buya Yahya menyayangkan terhadap Abuya Mama Ghufron akibat mengaku bisa video call malaikat maut.
Buya Yahya memberikan pendapat soal polemik Habib Bahar bin Smith dengan Rhoma Irama hingga kontroversi Abuya Mama Ghufron bisa mempengaruhi pendidikan anak.
Abuya Mama Ghufron mendapat sorotan menohok dari Buya Yahya sejak viral mengaku paham bahasa semut. Buya Yahya ungkap umat Islam harus tepat pilih guru agama.
Habib Bahar bin Smith memberikan reaksi menohoknya soal kontroversi Abuya Mama Ghufron mengaku bisa bahasa semut, jin hingga malaikat viral di media sosial.
Abuya Ghufron Al-Bantani alias Abuya Mama Ghufron mengaku punya kemampuan mengubah air biasa jadi air zamzam kembali viral dan tuai kontroversi terhadap publik.
Pembawa acara ponpes ini membela Abuya Mama Ghufron bukan seorang wali sejak panutannya dihujat imbas mengaku bikin 500 kitab Bahasa Suryani dan ucap Maqoli.
Sejak Abuya Ghufron Al-Bantani alias Abuya Mama Ghufron dihujat, pembawa acara Pondok Pesantren menyindir balik Ustaz Abdul Somad dan netizen terkait Maqoli.
Abuya Ghufron Al-Bantani disapa Abuya Mama Ghufron mengaku telah merilis 500 kitab yang bertuliskan Bahasa Suryani. Mari simak definisi Bahasa Aram Timur!
Kehadiran Mama Ghufron di Media Sosial dengan berbagai kisahnya, yaitu ngaku nulis 500 kitab dan berbahasa arab. Hal ini disorot PBNU, Gus Fahrur pun bilang ..
Demiane Agustien tampil gemilang bersama Arsenal U-21 dan membuka peluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Hattrick di Premier League 2 jadi bukti kualitasnya.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan hingga saat ini federasi belum menerima surat resmi terkait pembatalan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.