- YouTube/KANG DEDI MULYADI OFFICIAL
Sambil Tertawa Mengejek, Dedi Mulyadi Sindir Iptu Rudiana? Kang Dedi: Buat yang Tidak Jujur dan Melakukan Rekayasa...
tvOnenews.com - Dedi Mulyadi memberi sindiran kepada siapa pun yang tidak berkata jujur dalam kasus Vina Cirebon. Sindiran itu pun tampaknya diberikan kepada Iptu Rudiana.
Dede menjadi saksi kunci baru dalam kasus Vina Cirebon. Dalam pernyataan kepada Dedi Mulyadi, Dede mengaku jika dirinya memberikan kesaksian palsu.
Kesaksian palsunya itu pun tidak terlepas dari sosok Iptu Rudiana. Dede mengatakan jika ayah Eky itu jadi orang yang menyuruhnya untuk melakukan hal tersebut.
Akibat pernyataan tersebut Dede, Dedi Mulyadi, dan Liga Akbar pun disomasi oleh Iptu Rudiana lewat kuasa hukumnya. Mereka diminta meminta maaf karena dianggap telah mencemarkan nama baik.
Di sisi lain, Dedi Mulyadi memuji keberanian Dede yang dianggap sudah berani berkata jujur dan sikapnya itu patut dicontoh. Dedi Mulyadi juga menyebut Dede sebagai sosok ksatria karena hal itu.
"Kamu ini kstaria, nih. Patut Dicontoh," ujar Dedi Mulyadi, seperti dikutip tvOnenews.com dalam video di kanal YouTube KANG DEDI MULYADI OFFICIAL.
Setelah memuji Dede, Dedi Mulyadi pun tampak menyindir Iptu Rudiana. Dalam kalimat yang disampaikan olehnya, Dedi berharap jika orang-orang yang tidak jujur dan merekayasa apa pun dalam kasus Vina Cirebon bisa mencontoh tindakan yang dilakukan Dede.
Seperti yang diketahui, Iptu Rudiana menurut Dede adalah orang yang menyuruhnya untuk melakukan rekayasa terkait kronologi meninggalnya Eky dan Vina pada 2016 lalu.
"Mudah-mudahan yang lain, yang dikasus ini tidak jujur, melakukan rekayasa, melakukan tindakan-tindakan dasar-dasar dan pijakan kemanusiaan, mudah-mudahan bisa mencontoh..., " ujar Dedi Mulyadi.
Mantan bupati Purwakarta, Jawa Barat itu juga sempat menanyakan pendidikan terakhir Dede yang ternyata hanya tamat SMP dan kini profesinya adalah kuli bangunan.
"... Kamu SMP tamat, gak? Oh, (mudah-mudahan bisa mencontoh sikap) orang yang sekolahnya tamatan SMP, yang kerjanya kuli bangunan. Masa kalah sama kuli bangunan, sih," lanjutnya.