- kolase tim tvOnenews
Suara Hati Hotman Paris yang Sebenarnya soal Kasus Uang Donasi Agus Salim, Tak Disangka Kalau Harus Memilih Dia Bakal Pilih Bela...
tvOnenews.com - Pengacara kondang tanah air, Hotman Paris memberikan tanggapannya terhadap kasus Agus Salim vs Pratiwi Noviyanthi.
Kasus uang donasi korban penyiraman air keras, Agus, kini semakin rumit dengan keterlibatan beberapa pihak.
Bahkan, beberapa pengacara kondang turut campur tangan dalam kasus ini.
- Kolase tvOnenews.com
Hotman Paris pun turut menanggapi kasus yang melibatkan Farhat Abbas dan Denny Sumargo tersebut.
Hotman menyatakan bahwa ia enggan memberikan komentar terkait kasus Agus dan Novi.
Alasannya, menurutnya, kasus ini telah menjadi panggung bagi para pengacara yang kekurangan klien.
"Itu kasus, saya nggak suka komentari itu. Karena kasusnya sudah menjadi ajang buat pengacara-pengacara yang sudah tidak punya klien," tegas Hotman Paris, dilansir dari kanal YouTube TRANS TV Official
"Berusaha untuk viral semuanya. Mereka pada masuk ke sana, nebeng-nebeng semua," sambungnya.
- tangkapan layar tiktok Denny Sumargo
Pengacara yang dijuluki 'Pengacara 30 Miliar' itu menganggap kasus donasi uang Agus Salim hanyalah perkara kecil yang seharusnya tidak perlu menjadi perhatian berlebihan dari para pengacara.
"Kasus kecil begitu dikerumunin sama pengacara-pengacara, untuk apa? Kasus kecil, tapi diributkan oleh pengacara untuk cari nama," ujarnya.
Ia berpendapat bahwa Agus, sebagai penerima bantuan atau donasi, seharusnya bersikap lebih rendah hati, bukannya justru bersikap menantang.
Hotman menilai bahwa pendekatan Agus sejak awal sudah keliru, sehingga tidak mengherankan jika para donatur kini merasa kecewa telah memberikan sumbangan untuknya.
"Aku melihat Agus ini kan orang yang minta dibantu, harusnya jangan agresif begitu lah. Orang dibantu itu harusnya merendah," kata Hotman Paris.
"Harusnya dia lebih persuasif, pengacaranya pun jangan nantangin. Orang dibantu kok begitu. Pendekatan dari si Agus itu sudah salah, orang dibantu kok teriak-teriak," sambungnya.
- tangkapan layar youtube Denny Sumargo / ist