- Kolase tvOnenews.com
Dengan Suara Bergetar, Agus "Sedih Banget" Bilang Gini soal Orang yang Berkomentar Buruk Mengenainya: Publik Tidak Mengerti...
Terlahir dengan kondisi kedua mata yang normal, insiden penyiraman air keras tersebut pun berhasil mengguncang kondisi mental dan pikiran Agus.
Pria yang bekerja sebagai pramusaji di sebuah kafe di Cengkareng, Jakarta Barat tersebut, sudah pasrah dengan keadaannya yang akan menjalani sisa hidupnya dengan kebutaan.
- YouTube/tvOneNews
Dengan suara bergetar, Agus Salim pun memasrahkan apa yang terjadi pada dirinya. Sebab menurutnya itu sudah menjadi kehendak Allah SWT.
"Segimanapun kuatnya saya mempertahankan pengelihatan, mungkin udah jalannya Allah untuk menutup mata saya. Sekeras apa pun saya berusaha untuk kuat karena keadaan saya, udah tidak ada gunanya. Jadi, saya pasrah sama Allah mungkin ini jalannya Allah," ujarnya.
Perubahan itu juga membuat Agus mengakui, bahwa mentalnya kerap tidak stabil. Kondisi itu juga yang membuat mentalnya terkadang tak bisa terkendali lagi.
"Saya juga manusia biasa, karena saya awalnya bisa ngelihat, makanya mental saya kadang naik, kadang turun lagi, nge-drop, memang kadang-kadang tidak bisa terkendali," jelasnya.
Meski sempat mendapat simpati publik dan kini justru ia kembali mendapat serangan dari pihak yang sama, Agus juga mengaku sudah pasrah dengan orang-orang yang mem-bully-nya.
"Sampai titik sekarang ini banyak di-bully. Walaupun saya jelaskan seperti ini publik tidak akan mengerti apa yang saya rasakan. Saya hanya pasrah mereka nge-bully saya," ujarnya.
"Kalaupun memang saya salah secara moral, saya minta maaf, semaaf-maafnya dari hati yang paling dalam," ucapnya. (ism)