- Tangkapan layar
Terkuak! Ini Sosok di Belakang Dedi Mulyadi, Pantas Tak Takut Hadapi Hercules Meski sampai Diancam, Tak Disangka...
tvOnenews.com – Ancaman keras dari Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, rupanya tidak menggoyahkan sedikit pun langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam menghadapi premanisme berkedok organisasi masyarakat (ormas).
Hercules sempat menggertak bakal mengerahkan 50 ribu anggotanya untuk mendatangi Gedung Sate jika Dedi tetap bersikap keras terhadap ormas.
Namun siapa sangka, di balik ketegasan Dedi yang tak goyah itu, ternyata ada sosok besar yang berdiri di belakangnya.
Siapakah dia?
- dok.kolase tvOnenews.com
Sosok yang memberi kekuatan moral dan politik kepada Dedi Mulyadi adalah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dukungan itu disampaikan langsung oleh Dedi Mulyadi melalui akun Instagram resminya pada Senin (12/5/2025).
"Saya mau ucapkan terima kasih, rasa hormat yang tinggi buat Pak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto yang dengan tegas, memberantas premanisme dan preman yang seringkali berbaju orma," kata Dedi Mulyadi, dikutip dari unggahan di akun Instagram miliknnya, Senin (12/5/2025).
Dengan dukungan dari kepala negara, Dedi semakin percaya diri menjalankan misinya untuk membersihkan Jawa Barat dari aksi-aksi ormas preman yang kerap menekan dan mengintimidasi para investor serta pelaku usaha.
Bukan tanpa alasan Dedi bersikap keras.
Ia mengungkapkan banyak pengusaha di Jabar merasa terintimidasi oleh kelompok-kelompok yang mengatasnamakan ormas, memaksa kontribusi dalam bentuk uang, pekerjaan, hingga produksi.
- tvOnenews.com/Cepi Kurnia
"Para pengusaha ini banyak yang hari ini terintimidasi, dia tidak mau bercerita ke luar tapi dalam setiap waktu dia harus memberikan konsensi baik uang, pekerjaan maupun produksi, ini yang terjadi dan mereka tidak mau bercerita ke luar," ujar Dedi.
Kondisi ini menjadi alarm serius. Terlebih, Jabar adalah wilayah yang selama ini menjadi salah satu magnet investasi nasional.
Maka, Dedi pun memilih bersikap tegas—meskipun harus berhadapan langsung dengan figur sekuat Hercules.
Di sisi lain, Hercules mengklaim memiliki sekitar 500 ribu anggota di Jawa Barat.
Ia menyebut ormas-ormas seperti GRIB Jaya turut berperan dalam mendukung kemenangan Dedi saat pilgub lalu.
"Anak buah saya hampir 500 ribu di Jawa Barat, dukung Dedi Mulyadi jadi gubernur karena kendaraannya Partai Gerindra karena presiden kita Pak Prabowo. Kami kerja (dukung) tidak ada yang membayar kami," kata Hercules seperti dikutip dari kanal YouTube Unlocked (30/4/2025).
- istimewa
Ia juga mengklaim bahwa jika 50 ribu anggotanya turun ke Gedung Sate, polisi pun tidak akan mampu membubarkannya, karena dianggap sebagai aksi legal.
Namun Dedi tak terpancing. Ia menyikapi ancaman tersebut dengan tenang dan fokus pada tanggung jawabnya sebagai pemimpin daerah.
"Oh itu, biasalah. Kita ini pemerintah menjalankan tugas untuk menjaga investasi berjalan dengan baik," tegas Dedi dalam sebuah pernyataan.
"Rakyat bisa bekerja, rakyat bisa sejahtera. Tugas saya itu, saya tidak akan pernah mendengarkan ancaman dari siapapun, kalau itu mengganggu kinerja saya," ucapnya.
Meski keras terhadap aksi premanisme, Dedi menegaskan bahwa ia tetap terbuka terhadap kritik yang membangun.
"Saya akan mendengarkan kritik siapapun, kalau itu bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Jawa Barat," ujarnya.
Dukungan Presiden Prabowo bukan hanya simbolis. Dengan posisi tertinggi di negara ini, restu Prabowo menjadi peneguh legitimasi atas sikap tegas Dedi Mulyadi.
Hal ini mengirim sinyal kuat bahwa pemerintah pusat tidak akan mentolerir segala bentuk premanisme, apalagi yang merusak iklim investasi.
Keberanian Dedi bukan semata-mata karena keberanian pribadi, tapi karena ada kekuatan hukum dan negara yang berdiri di belakangnya. (tsy)