- FC Twente
Daftar 4 Bintang Sepak Bola Dunia yang Akan Jadi Calon Lawan Mees Hilgers di Crystal Palace, Siapa yang Paling Sulit Dilewati?
tvOnenews.com - Jika transfer Mees Hilgers dari FC Twente ke Crystal Palace benar-benar terwujud, bek Timnas Indonesia ini akan menghadapi persaingan sengit di lini belakang The Eagles.
Crystal Palace bukanlah klub sembarangan di Liga Inggris. Musim demi musim, mereka mampu mempertahankan posisi di papan tengah berkat lini belakang yang solid.
Bergabung dengan klub ini berarti Hilgers akan berhadapan langsung dengan pemain-pemain berpengalaman seperti Marc Guehi, Maxence Lacroix, Chadi Riad, dan Chris Richards.
Menariknya, nama Hilgers bahkan mulai disejajarkan dengan para bintang tersebut, mengingat performanya yang konsisten di Eredivisie.
Di Twente, Hilgers dikenal sebagai bek yang memiliki ketenangan dalam distribusi bola dan kemampuan membaca permainan yang tajam.
Statistik musim 2024/2025 mencatat ia membukukan rata-rata 2,1 intersep dan 3,4 sapuan per laga.
Catatan ini memang masih di bawah Marc Guehi (2,8 intersep) dan Maxence Lacroix (3,6 sapuan), namun unggul dalam akurasi umpan mencapai 88%, yang menjadi nilai plus jika Palace menginginkan bek yang mampu membangun serangan dari belakang.
Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah calon empat pesaing utama Hilgers beserta perbandingan kemampuannya.
1. Marc Guehi – Pilar Tak Tergantikan Timnas Inggris
Marc Guehi adalah bek tengah utama Crystal Palace sekaligus pemain reguler Timnas Inggris.
Musim lalu di Premier League, ia mencatat 2,8 intersep per laga, sedikit lebih tinggi dibanding Hilgers yang membukukan 2,1 intersep di Eredivisie.
Keunggulan Guehi ada pada kemampuan membaca permainan dan duel satu lawan satu di level tertinggi dunia.
Untuk merebut posisinya, Hilgers harus membuktikan diri mampu beradaptasi dengan kecepatan dan tekanan khas Premier League.
2. Maxence Lacroix – Monster Duel Udara dan Kecepatan
Bek asal Prancis ini jadi andalan Palace dengan catatan 3,6 sapuan bola per laga, unggul tipis dari Hilgers yang memiliki 3,4 sapuan.
Lacroix juga sangat cepat dalam menutup ruang, membuatnya efektif melawan serangan balik lawan.
Namun, Hilgers punya senjata lain: akurasi umpan 88%, lebih tinggi dari Lacroix yang berada di kisaran 84%.
Jika manajer Oliver Glasner ingin permainan build-up yang lebih rapi dari belakang, Hilgers punya peluang untuk jadi opsi alternatif.
3. Chadi Riad – Bek Muda dengan Gaya Ball-Playing
Chadi Riad baru bergabung pada musim panas 2024 namun hanya mencatat 1 penampilan di Premier League akibat cedera. Ia dikenal sebagai ball-playing defender yang nyaman membawa bola keluar dari tekanan.
Hilgers, di sisi lain, memiliki gaya bermain yang lebih fokus pada distribusi cepat lewat passing akurat.
Perbedaan gaya ini bisa membuat keduanya menjadi rotasi yang saling melengkapi, meski untuk menggeser Riad bukan perkara mudah jika ia sudah kembali fit.
4. Chris Richards – Fleksibel dan Kuat di Udara
Richards adalah bek serbaguna yang bisa bermain di posisi bek tengah maupun bek kanan. Musim lalu, ia mencatat 4,1 duel udara sukses per laga, unggul dari Hilgers yang membukukan 3,3 duel sukses.
Namun, dalam duel darat, Hilgers sedikit unggul dengan 65% keberhasilan, dibanding Richards yang berada di angka 63%. Ini menunjukkan Hilgers cukup tangguh saat berhadapan langsung dengan penyerang, walau harus meningkatkan fisik untuk menandingi dominasi udara Richards.
Dengan catatan ini, Mees Hilgers memang harus bekerja ekstra keras jika ingin masuk ke susunan pemain inti Crystal Palace.
Kelebihannya dalam distribusi bola dan ketenangan bisa menjadi nilai jual, namun menghadapi nama-nama seperti Guehi dan Lacroix di lini belakang Premier League jelas bukan tantangan ringan. (udn)