- Istimewa
Dejavu Gejolak Politik yang Mengandaskan Rumah Tangga Prabowo Subianto dengan Titiek Soeharto, Begini Awal Mula Kisah Cinta Keduanya
tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto tengah menghadapi ujian berat di tengah gejolak politik pasca demonstrasi besar-besaran sejak Kamis (28/8/2025).
Aksi tersebut memakan korban jiwa, Affan Kurniawan seorang pengemudi ojek online, lalu meluas menjadi pembakaran gedung perkantoran negara, fasilitas publik, hingga penjarahan rumah pejabat.
Menanggapi situasi itu, Prabowo muncul memberi pernyataan resmi di Istana Merdeka pada Minggu (31/8/2025).
“Kami bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa, termasuk rakyat yang paling kecil, rakyat yang paling tertinggal,” tegas Presiden Prabowo.
- YouTube/Sekretariat Presiden
Ia menambahkan, pemerintah menghormati aspirasi murni masyarakat yang disampaikan secara damai.
“Kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi yang murni dan tuntutan dengan baik dan dengan damai. Kami pastikan akan didengar, akan dicatat, dan akan kita tindaklanjuti,” ucapnya.
Bagi Prabowo, badai politik bukan hal baru. Sejak muda, ia bahkan harus “kehilangan” istrinya, Titiek Soeharto, karena tekanan politik di penghujung Orde Baru.
Romansa keduanya terekam dalam buku Jejak Perlawanan Begawan Pejuang karya Sumitro Djojohadikusumo yang diterbitkan pada tahun 2000 silam.
Sebelum mengikat janji suci, Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto telah berpacaran selama 2 tahun. Wanita pemilik nama asli Siti Hediati Hariyadi itu sebenarnya bukanlah cinta pertama Prabowo.
- Istimewa
Prabowo sebelumnya pernah menjalin hubungan dengan sejumlah wanita. Suatu hari, Prabowo mengenalkan Titiek Soeharto sebagai kekasihnya.
Titiek sendiri bukan orang asing bagi ayahnya, sebab ia merupakan murid Sumitro di fakultas ekonomi UI.
Sumitro kemudian berpesan agar Prabowo serius membawa hubungannya dengan Titiek ke jenjang pernikahan. Ibu Tien Soeharto pun turut mendorong agar hubungan itu segera diresmikan.
Saat melamar, Prabowo sempat terkejut karena keluarga harus ikut serta. Namun akhirnya, Soeharto menerima dengan sukacita, meski memberi pesan khusus.
“Bagaimanapun juga pasti masyarakat luas akan menyoroti ini,” ujar Soeharto kala itu.
Dari pernikahan itu lahir seorang putra, Ragowo Hedi Prasetyo atau Didit Prabowo, yang kini dikenal sebagai desainer lulusan Parsons School of Design New York dan École Parsons à Paris.
Pernikahan yang semula harmonis mulai goyah sejak 1995. Kritik Sumitro terkait dugaan kebocoran 30% dana pembangunan membuat Soeharto murka. Sementara itu, Prabowo juga dituding mengkhianati sang mertua.
- tvOnenews.com/Cepi Kurnia
Kerusuhan Mei 1998 menjadi titik balik. Prabowo yang saat itu menjabat Pangkostrad disebut gagal mengendalikan situasi, bahkan dituding membiarkan mahasiswa menduduki Gedung MPR/DPR.
Titiek dikabarkan hanya bisa menangis saat suaminya dituduh mengkhianati ayahnya sendiri.
Akhirnya, Prabowo dicopot dari jabatan militer dan memilih mengasingkan diri ke Yordania. Pada tahun yang sama, rumah tangganya dengan Titiek pun kandas.
Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto bercerai setelah Soeharto lengser pada 21 Mei 1998. Meski tuduhan Prabowo berkhianat hingga kini tak benar-benar ada pembuktiannya.
Prabowo dan Titiek pun berpisah dan menjalani kehidupannya masing-masing.
- Gerindra
Di balik itu mereka tetap menjaga hubungan baik demi putra semata wayang mereka. Bahkan, dalam sejumlah acara kenegaraan, Titiek masih kerap terlihat mendampingi Prabowo secara informal.
Hingga kini, Prabowo maupun Titiek belum kembali menikah. Fakta itu menimbulkan spekulasi bahwa ikatan emosional di antara keduanya belum sepenuhnya terputus, meski secara resmi rumah tangga mereka berakhir setelah jatuhnya Orde Baru pada Mei 1998.
Bahkan keduanya beberapa kali terlihat berfoto bersama, baik dalam situasi formal Prabowo sebagai presiden dan Titiek sebagai anggota DPR RI, maupun dalam situasi santai bersama anak mereka Didiet yang kini dikenal luas berkat karya-karya desainnya.