- X/olivehateem_ | Facebook/keretaapikita
Netizen X Jadi Korban Data Bocor Penumpang KAI: Pelaku Kerja di Kereta dan Bisa Akses Data Pribadi
tvOnenews.com - Salah satu netizen X mengeluhkan data pribadinya diakses secara ilegal saat menjadi penumpang kereta api.
Media sosial X (Twitter) sedang dihebohkan dengan unggahan thread atau utas dari seorang netizen yang mengaku, bahwa penumpang di sebelahnya mengakses data pribadinya secara ilegal.
Thread yang hingga Rabu (7/1/2026) pukul 16:48 WIB sudah disukai oleh 26 ribu pengguna X itu pertama kali diunggah pada Selasa (6/1/2026).
Netizen dengan nama pengguna @olivehateem_ tersebut menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya.
Menurutnya, kasus tersebut bermula dari seorang penumpang laki-laki di sebelahnya yang terus mengajaknya mengobrol sejak awal perjalanan.
Namun, pemilik akun dengan display name Olivia tersebut mengaku, bahwa dirinya hanya menjawab seadanya karena merasa tidak nyaman dengan cara mengobrol laki-laki tersebut.
Tak diduga, tiba-tiba pelaku menyebut nama hingga usia korban yang akan menginjak 26 tahun.
"Dari awal perjalanan ybs (yang bersangkutan) ngajak ngobrol nonstop, aku cuma jawab seadanya tanpa nanya balik apa pun karena memang bikin gak nyaman aja cara ngobrolnya," tulis @olivehateem_ dalam utasnya.
"Yang bikin gong adalah di tengah obrolan dia tiba-tiba nanya, 'mbaknya namanya (nama depanku) ya?'. Padahal dari awal gak sebut nama juga."
"Gak lama nanya lagi, 'tahun depan berarti 26 ya?', lah kok bisa tau."
"Gak berhenti di situ, dia (pelaku) masih berani-beraninya chat WA (WhatsApp), pakai data yg sama," sambungnya.
- X/olivehateem_
Dalam chat yang dibagikan oleh korban, pelaku terlebih dahulu menghubunginya. Hal itu membuat korban sangat terkejut karena nomor telepon pribadinya hanya diketahui oleh keluarganya saja.
"Mba ini nomerku yang sebelah tempat duduk kamu tadi," tulis pelaku dalam chat yang dibagikan oleh korban.
"Mas, maaf banget ini nomor pribadi, gak pernah saya share ke siapa-siapa selain keluarga. Saya tadi sebenarnya kurang nyaman juga data saya diakses dan dijadiin bahan obrolan," sahut korban sebagai balasan dari chat pelaku.
- X/olivehateem_
Usut punya usut, pelaku mengaku bahwa ia bisa mengakses data korban yang didaftarkan sebagai penumpang KAI.
Korban juga menjelaskan, bahwa pelaku bisa mengakses datanya karena bekerja di Reska Multi Usaha, salah satu anak perusahan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) yang juga termasuk dalam Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dilansir laman resminya, PT. Reska atau KAI Service yang menunjang pelayanan KAI dalam bidang usaha restoran, kafe, katering, layanan kebersihan, hingga keamanan penumpang kereta.
"Info dari yang bersangkutas pas di-confront dia kerja di kereta juga, jadi bisa akses data penumpang."
"Yang bersangkutan memang kerja di KAI ya, aku sudah cek Get Contact (aplikasi) dan ada banyak tag dengan tempelan posisi kerja dan embel-embel RMU (Reska Multi Usaha; anak perusahaan KAI) atau KAI," tutup utas tersebut.
Korban menyebutkan bahwa ia sudah dihubungi oleh pihak KAI dan akan ditemui secara langsung. Pihak KAI juga mengatakan kepada korban bahwa mereka berkomitmen untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.
Dalam update terbaru dalam utasnya, korban juga mengatakan, bahwa hasil dari pertemuannya dengan pihak KAI nanti akan dibagikan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas KAI ke publik. (ism)