- Instagram/denadaindonesia
Perjalanan Hidup Denada: Dulu Rela Jual Aset Demi Anak, Kini Digugat Pria yang Mengaku Putra Kandung
Ia merasa masih memiliki tenaga dan kemampuan untuk bekerja serta mencari nafkah selama hal itu memungkinkan. Prinsip tersebut membuat Denada menuai banyak pujian dan dinilai memiliki integritas tinggi.
Perjuangan panjang itu pun membuahkan hasil. Setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa tahun, kondisi Aisha kini dinyatakan stabil dan jauh membaik.
Kini, saat Aisha menginjak usia 13 tahun, Denada menghadapi tantangan baru sebagai ibu dari anak remaja.
Meski harus bolak-balik antara Indonesia dan Singapura untuk urusan pekerjaan serta pendidikan sang anak, Denada tetap menjalani perannya dengan penuh dedikasi.
- Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia
Di tengah kisah perjuangan Denada sebagai ibu, muncul kabar kurang sedap yang mengejutkan publik. Seorang pria asal Banyuwangi bernama Ressa Rizky Rossano mengaku sebagai anak biologis Denada.
Pria berusia 24 tahun itu, melalui kuasa hukumnya Firdaus, menyebut kliennya diduga dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi sejak bayi lantaran Denada tidak ingin statusnya sebagai ibu diketahui publik.
Sejak saat itu, Ressa disebut dirawat oleh adik dari ibu Denada. Ia mengaku selama bertahun-tahun mengira hubungannya dengan Denada hanyalah sebagai sepupu.
Atas dasar tersebut, Denada digugat ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, dengan tudingan penelantaran anak. Dalam gugatannya, Ressa menuntut ganti rugi sebesar Rp7 miliar.
Nilai tersebut diklaim sebagai akumulasi biaya pendidikan sejak jenjang SD hingga SMA, uang saku, serta kebutuhan hidup selama bertahun-tahun.
Saat ditanya mengenai bukti yang menguatkan klaim bahwa Ressa merupakan anak biologis Denada, Firdaus menyatakan pihaknya belum dapat mengungkapkannya ke publik.
"Tapi secara garis besar, dasarnya adalah seluruh keluarga besar tahu bahwa Ressa adalah anak Denada, yang nanti akan kita jadikan saksi persidangan," ujar Firdaus.