- Instagram @denadaindonesia
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari penyanyi Denada. Namanya mendadak menjadi perbincangan hangat setelah digugat secara perdata oleh seorang pemuda asal Banyuwangi bernama Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anak biologisnya.
Gugatan tersebut dilayangkan Ressa Rizky terkait dugaan penelantaran anak sekaligus menuntut pengakuan sebagai anak kandung Denada.
Dalam kemunculannya ke publik, Ressa Rizky mengungkapkan bahwa gugatan ini diajukan karena merasa keberadaannya sebagai anak tidak diakui.
Sosok Al Ressa Rizky Rossano (kiri), Dino Rossano Hansa (tengah), dan Denada Tambunan (kanan). (Sumber: Kolase tvOne/Happy Oktavia, Istimewa, Instagram/@denadaindonesia)
Ia juga mengklaim sejumlah haknya tidak terpenuhi selama ini. Kasus tersebut pun sontak menyedot perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi.
Menanggapi gugatan itu, kuasa hukum Denada, Mach Iqbal, mengaku pihaknya belum sempat membaca isi gugatan secara menyeluruh. Hal tersebut lantaran persidangan masih memasuki tahap awal.
“Kalau gugatannya itu kami belum membaca penuh ya, soalnya masih sidang pertama terus di panggilan itu juga gak dilampirkan gugatan. Jadi kita minta di dalam persidangan kemarin itu. Jadi ya minta langsung mediasi enggak sempat baca cuman tahunya ya dari statement-statement pengacara lawan katanya penelantaran itu toh kalau gak salah,” ujar Mach Iqbal dalam kanal YouTube Cumicumi (12/1/2026).
Ia juga mengaku heran karena surat panggilan sidang tidak disertai dokumen gugatan yang lengkap.
“Responnya itu bingung kok ada panggilan sidang tidak dilampiri surat gugatan. Tolong dicatat itu ya. Nah, karena ada surat panggilan satu lembar makanya kita kan harus minta surat secara utuh. Apa sih yang diminta? Apa sih masih banyak? Nah, itu baru aku minta Kamis kemarin,” lanjutnya.
Setelah meminta dokumen secara resmi, pihak Denada justru langsung diarahkan untuk menjalani proses mediasi oleh majelis hakim.
“Dikasih sama majelis hakim langsung disuruh untuk mediasi. Dalam mediasi pun saya belum sempat baca, itu kan cuma menentukan kapan para pihak untuk dipertemukan. Ya udah gitu toh perencananya Kamis depan ini mau mediasi,” jelas Mach Iqbal.