- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube dr Richard Lee, MARS/Instagram @wardatinamawa
Wardatina Mawa Menolak Damai, Insanul Fahmi Curiga Ada Pihak Ketiga: Mawa yang Ku Kenal Tak Seperti Itu
tvOnenews.com - Perselisihan antara Wardatina Mawa, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli hingga kini masih belum terlihat ujungnya.
Sebelumnya, Insanul Fahmi dan Inara Rusli telah mengajukan Restorative Justice (RJ) sebagai upaya untuk berdamai dengan Wardatina Mawa.
Sayangnya, Wardatina Mawa menolak untuk berdamai dan tetap melanjutkan proses hukum yang telah berjalan.
Mendengar keputusan Wardatina Mawa untuk menolak perdamaian, Insanul Fahmi yang hingga kini masih suaminya mencurigai bahwa istrinya di bawah pengaruh oleh pihak lain.
Ditemani kuasa hukumnya, Insanul Fahmi mengatakan bahwa dirinya akan tetap mengupayakan untuk berdamai dengan Wardatina Mawa meski hingga kini masih belum bisa bertemu dengan sang istri maupun anak.
“Pasti kita tetap upayakan yang terbaik untuk perdamaian. Karena kalau kayak gini kan kasian anak juga. Saat ini masih belum bisa ketemu, masih dibatasi,” ungkap Insanul Fahmi, dilansir pada tayangan YouTube Cumicumi.
Insanul mengaku sangat mengenal Wardatina Mawa, ia mengatakan bahwa Mawa yang ia kenal tidak seperti ini.
Dirinya mencurigai adanya tekanan dari orang-orang yang memiliki kepentingan lain di belakang istrinya.
“Pernah ku kenal Mawa sebenarnya tidak seperti itu. Pasti ini karena ada kepentingan-kepentingan orang lain yang di belakang,” ujarnya.
- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo/ Instagram @insanulfahmi
Pengusaha muda ini memahami tekanan yang dirasakan Wardatina Mawa karena masih memiliki ikatan batin yang kuat dari pasangan suami dan istri.
Namun, karena adanya hasutan dari orang lain dibelakangnya, sehingga ia merasakan bahwa sang istri mendapatkan tekanan.
“Aku tahu Mawa mungkin merasa ter-pressure (tertekan) ya karena batin. Dari batin sebenarnya kita masih punya ikatan yang kuat, kita juga masih sama-sama punya perasaan,” terang Insanul Fahmi.
“Tapi memang menurut aku karena dihasut terus dengan orang-orang yang ada di belakangnya, dengan orang-orang yang punya kepentingan lain yang membuat dia jadi merasa ter-pressure,” pungkasnya.
Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto menambahkan bahwa penolakan Restorative Justice tidak akan menghentikan langkah hukum kliennya.
Pihaknya akan mencermati jalannya proses hukum, karena menurutnya penolakan RJ merupakan hal yang lumrah.
Meski begitu, ia menegaskan Insanul Fahmi masih menunjukkan itikad baik terhadap Wardatina Mawa.
“Kalau Restorative Justice ditolak, itu suatu hal yang biasa. Tapi dalam hal ini, Insan masih ada itikad baik untuk Mawa,” kata Tommy.
“Katanya kan nggak mau ketemu sama keluarganya, Insan sudah memenuhi melalui tim kuasa hukum untuk bisa memfasilitasi ketemu nanti. Nah, hasilnya seperti apa biarkan saja. Kalau memang RJ ditolak, ya proses hukum jalan, lanjutin kita sama-sama kawal,” sambungnya.
Sebagai seorang Suami, Insanul harus bertemu dengan Mawa untuk bertanggung jawab dan meminta maaf atas kesalahannya.
Namun apabila kliennya tidak diberikan kesempatan, maka Tommy mengatakan bahwa Insan harus segera mengambil langkah.
“Saya cuma berkata bahwa istri dan suami yang masih melekat ini harus dipertemukan dan harus minta maaf karena dia (Insanul) salah. Jadi orang salah harus minta maaf dan harus benar-benar di depannya Mawa dan keluarganya kalau perlu, dia sudah siap,” ucap Tommy.
“Jelas-jelas harus dipertanggungjawabkan, Insan harus ketemu dengan Mawa. Tapi kalau tetap nggak bisa juga ya sudah. Insan harus punya limit waktu juga, punya kepastian, dia harus bersikap,” tandasnya.
(kmr)