news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Danur: The Last Chapter, Penutup Semesta Horor yang Tumbuh Bersama Risa Saraswati dan Penontonnya.
Sumber :
  • tangkapan layar instagram pakarpopcorn

Danur: The Last Chapter, Penutup Semesta Horor yang Tumbuh Bersama Risa Saraswati dan Penontonnya

Sebagai adaptasi dari novel karya Risa Saraswati, film ini diposisikan sebagai puncak dari keseluruhan semesta Danur yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Selasa, 20 Januari 2026 - 23:48 WIB
Reporter:
Editor :

Produksi Panjang Demi Kualitas Visual Maksimal

Ambisi besar Danur: The Last Chapter tercermin dari proses produksinya yang memakan waktu panjang. Sutradara Awi Suryadi menjalani pengambilan gambar hampir selama sembilan bulan, dimulai sejak Februari hingga Oktober. 

Proses tersebut bahkan terasa seperti menggarap dua film sekaligus karena padatnya jadwal dan banyaknya detail yang harus disempurnakan.

Lamanya produksi ditegaskan bukan karena kendala teknis, melainkan karena keinginan untuk meningkatkan kualitas visual dan penceritaan agar melampaui standar film Danur sebelumnya. 

Setiap adegan dirancang dengan lebih teliti demi menghadirkan pengalaman sinematik yang lebih kuat, sejalan dengan rencana penayangan film ini di layar IMAX saat Lebaran 2026.

Keputusan memperpanjang proses produksi ini menjadi sinyal bahwa film penutup Danur ingin tampil lebih serius, tidak sekadar mengulang formula lama, tetapi menawarkan pengalaman horor yang lebih matang dan sinematik.

Beban Fisik dan Emosional Para Pemain

Skala produksi besar turut berdampak langsung pada para pemain. Zee Asadel, yang memerankan Riri versi dewasa, merasakan tantangan fisik yang cukup ekstrem. 

Banyak adegan yang mengharuskannya menggunakan sling, membuat proses syuting menjadi sangat menguras tenaga dan mental. Pengalaman ini disebut sebagai salah satu proyek terberat yang pernah ia jalani, terutama karena tuntutan fisik yang berada di luar kebiasaannya.

Di sisi lain, Prilly Latuconsina memaknai film ini sebagai penutup emosional perjalanan panjangnya bersama karakter Risa. 
Selama sekitar 10 tahun, ia secara konsisten hanya memerankan Risa Saraswati dan menolak berbagai tawaran film horor lain demi menjaga kontinuitas karakter. 

Keputusan tersebut lahir dari kedekatan emosional dan rasa bangga terhadap karakter yang telah membesarkan namanya.

Tantangan utama Prilly justru terletak pada aspek akting, terutama dalam menyesuaikan reaksi Risa terhadap pengalaman supranatural. Sebagai karakter yang telah lama terbiasa berinteraksi dengan makhluk halus, Risa tidak bisa bereaksi dengan ketakutan berlebihan, sesuatu yang membutuhkan logika akting tersendiri bagi Prilly.

Secara keseluruhan, Danur: The Last Chapter tampil sebagai penutup yang tidak hanya mengandalkan teror, tetapi juga emosi dan refleksi perjalanan karakter. Jika ambisi visual dan kedalaman ceritanya berhasil tersampaikan, film ini berpotensi menjadi akhir yang layak bagi semesta horor Danur. (udn)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:00
16:47
09:09
04:22
01:14
00:56

Viral