- Instagram @prof.stellachristie
Kisah Cinta Wamen Stella Christie dan Prof. Bartek Czech: Dari Sekolah di Norwegia hingga Ujian Berat di Aspen
tvOnenews.com — Suami Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek) RI Stella Christie, Prof. Bartek Czech, mendadak menjadi sorotan publik setelah mengalami kecelakaan serius saat bermain ski di Aspen, Colorado, Amerika Serikat.
Informasi mengenai insiden tersebut disampaikan oleh asisten pribadi Prof. Stella Christie. Dalam keterangan resminya, kecelakaan berat itu terjadi pada Minggu (18/1/2026).
“(Hari) Minggu, suami Prof. Stella, Prof. Bartek, terlibat dalam kecelakaan serius di Aspen, Colorado,” ujarnya dalam pesan singkat kepada media.
Awal Kisah Cinta Stella dan Bartek
Kisah Prof. Bartek Czech dan Stella Christie bermula sejak masa sekolah menengah. Keduanya bertemu saat sama-sama menempuh pendidikan di UWC Red Cross Nordic, Norwegia, sebuah sekolah internasional bergengsi yang dikenal melahirkan siswa berprestasi dari berbagai negara.
- Instagram @prof.stellachristie
Hubungan tersebut berlanjut hingga jenjang pendidikan tinggi dan akhirnya berujung pada pernikahan.
Bartek Czech kemudian melanjutkan studi ke University of Pennsylvania, Amerika Serikat, dengan mengambil jurusan kimia dan matematika pada periode 1998–2002.
Ia meneruskan pendidikan doktoralnya di universitas yang sama sejak 2003 hingga 2009. Keduanya menikah pada 4 Juli 2009, dan hingga kini memiliki seorang anak laki-laki Bayu Czech.
Selama di kampus tersebut, Bartek juga aktif sebagai program director Bahasa Spanyol dan turut mendirikan program Bahasa China.
Seperti sang istri, Bartek dikenal sebagai akademisi dengan kemampuan luar biasa. Ia fasih berbicara dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, Mandarin, Spanyol, dan Polandia.
- Instagram @prof.stellachristie
Usai menyelesaikan pendidikan doktoral, Prof. Bartek melanjutkan karier akademiknya sebagai asisten profesor di University of Pennsylvania.
Ia juga tercatat pernah menjadi post-doctoral fellow di University of British Columbia, Kanada, serta University of Amsterdam, Belanda.
Namanya kerap diundang dalam berbagai konferensi ilmiah internasional, termasuk forum yang mempertemukannya dengan para fisikawan dan peneliti kecerdasan buatan (AI) di Aspen, beberapa jam sebelum kecelakaan tragis tersebut terjadi.