- Instagram/@lulalahfah
Lula Lahfah Sempat Ungkap Kronologi Gejala Penyakitnya, dari Meriang Kini Pacar Reza Arap itu Meninggal Dunia
Jakarta, tvOnenews.com - Pacar Reza Arap, Lula Lahfah sempat membagikan kronologi gejala penyakitnya. Hal ini terjadi sebelum ditemukan meninggal dunia, Jumat (23/1/2026).
Melalui Instagram Story pribadinya, Lula Lahfah pernah menceritakan bahwa, awal mula gejala penyakitnya bermula dari merasakan meriang di sekujur tubuhnya.
"Awalnya meriang dan sebadan-badan ngilu," tulis Lula Lahfah dalam Instagram Story miliknya diunggah ulang oleh Instagram @gosip_danu dikutip, Sabtu (24/1/2026).
Lula mengatakan, banyak bagian sendi tubuhnya juga merasa nyeri yang tak terkendali. Hal ini membuat dirinya merasa tidak nyaman terhadap gejala penyakitnya.
Lula Lahfah Mulai Demam
- Instagram/@lulalahfah
Lanjut Lula, selebgram berusia 26 tahun itu mengatakan efek tidak enak badan membuat tubuhnya mulai merasakan demam. Bahkan tensinya begitu tinggi.
Lula merasa syok dengan demam yang sudah menjalar di sekujur tubuhnya. Ia pun langsung pilih ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Terus perut aku keram banget-banget, napas aja sakit. Akhirnya pas ke RS dicek, aku infeksi bakteri," katanya.
Dari hasil pengecekan oleh dokter di rumah sakit, pacar Reza Arap itu melakukan penelusuran sumber penyakitnya melalui urine miliknya.
Lula pun akhirnya mengetahui ternyata dirinya terjangkit penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK). Penyakit ini biasanya meliputi ginjal, ureter, kandung kemih, serta uretra.
Merujuk dari Alodokter, penyebab adanya ISK akibat bakteri E. coli. Bakteri ini mulai menjalar ke saluran kemih sehingga akan menyebabkan rasa nyeri ketika buang air kecil.
"Aku emang punya riwayat ISK karena dulu suka menahan buang air kecil. Nah, aku bingung, aku nggak ada gejala anyeng-anyengan sama sekali kok bisa ISK," jelasnya.
Selebgram kelahiran 17 Juli 1999 itu menelusuri penyebab dirinya mengalami ISK. Ia tidak membantah jarang minum air putih yang menyebabkan perutnya keram.
"Aku itu entah kenapa emang selalu lupa untuk minum. Abis makan mie yang seret aja, aku bisa nggak minum biasa aja gitu, ditambah karena aku pernah ISK," terangnya.
Ia mengakui alasan dirinya jarang minum air putih. Ia selalu merasa ingin buang kecil karena takut mengalami overdosis air putih apabila berada di posisi tidak tepat.
"Contoh lagi, di jalan macet tiba-tiba kebelet tuh duh aku anti banget. Tapi ternyata, malah bikin ISK juga," bebernya.
Ia mengatakan, demamnya sempat sembuh. Namun keram di bagian perut tak kunjung hilang bahkan semakin merasakan sakit.
"Masih sakit banget jadinya, tadi di CT scan. Semoga aja hasilnya aman-aman aja ya. Aamiin," tambahnya.
Lula Lahfah Dilanda Beberapa Penyakit
Lula sempat membagikan video kondisi dirinya dirawat di rumah sakit. Dengan wajah pucat, ia tetap menunjukkan wajah cerianya.
Dalam kolom komentar unggahan di TikTok miliknya, Lula sempat ditanya terkait penyakit dialami olehnya. Ia pun merekap daftar penyakitnya saat ini.
"Emang kakaknya sakit apa?," tanya seorang warganet.
"Borongan, ISK, usus bengkak radang, batu ginjal, gerd," balas Lula Lahfah.
Lula Lahfah Isyarat Takut Meninggal Dunia
Melalui unggahan di X pribadinya, Lula sempat menjelaskan penyakit yang paling diderita adalah gerd. Menurutnya, gerd semakin membuat dirinya banyak pikiran.
Tak hanya itu, Lula seolah memberikan isyarat terhadap sebuah ketakutannya. Ia merasa penyakit gerd bisa menyebabkan meninggal dunia.
"Overthingking sampai GERD, lalu makin overthingking karena takut meninggal," tulis Lula.
Lula Lahfah Ditemukan Meninggal Dunia di Apartemen
Pada Jumat (23/1/2026), kabar Lula Lahfah tiba-tiba mengguncang publik. Hal ini bermula dari sejumlah unggahan dan kolom komentar sahabatnya yang mempertanyakan informasi Lula meninggal dunia.
Selain itu, grup band Reza Arap, Weird Genius juga dijadwalkan akan tampil di sebuah acara, Jumat, 23 Januari 2026. Dalam pernyataan resminya, Weird Genius membatalkan manggungnya karena sedang berduka cita.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia. Pacar Reza Arap itu sudah dalam kondisi tidak bernyawa di Apartemen Essence Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Januari 2026.
"Benar, bahwa seorang influencer berinisial LL ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa. Korban ditemukan oleh petugas keamanan sekitar pukul 18.44 WIB, Jumat, 23 Januari 2026," ujar Budi kepada awak media.
Budi menyampaikan, Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan langsung mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Tujuannya untuk mengungkap motif Lula Lahfah ditemukan tak bernyawa.
"Petugas Kepolisian Sat Reskrim Jaksel masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mendalami peristiwa tersebut, polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga," jelas Budi.
Isu Tubuh Lebam hingga Dugaan Overdosis
Polisi telah mendengar kabar yang beredar korban ditemukan dalam kondisi tubuh lebam. Hal ini menyusul dari sebuah tangkapan layar bahwa, ia ditemukan dalam kondisi kaku.
Sebagian tubuh Lula diduga telah membiru. Berbagai spekulasi liar mulai mencuat mantan bintang sinetron Kisah Cinta SMA itu meninggal dunia diduga akibat overdosis.
Budi menegaskan, polisi sampai saat ini belum memberikan motif kematian korban. Penentuan penyebab Lula Lahfah meninggal dunia dari hasil autopsi.
"Harus dilakukan autopsi kalau untuk memastikannya," tegas Budi.
Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk proses autopsi. Polisi belum bisa memastikan adanya luka lebam karena keputusannya dari hasil autopsi.
"Lebam itu kan bisa saja dari lebam mayat. Untuk memastikan akibat kematian, harus lakukan autopsi," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.
Sementara, surat kematian Lula Lahfah juga beredar di media sosial. Dokumen surat itu dibuat oleh Mardhiyah Medical Clinic, Depok.
Dalam isi surat kematian diunggah akun Instagram @kimjennniie, Lula Lahfah dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 19.20 WIB.
"Pada tanggal 23 Januari 2026, tepatnya pada pukul 19.20 dikarenakan disebabkan oleh Henti Jantung/Henti Nafas," demikian bunyi surat kematian Lula Lahfah.
(hap)