- Kolase tvOnenews.com / Instagram @fuji_an / YouTube Intens Investigasi
Haji Faisal Tak Bisa Sembunyikan Kekecewaan Lihat Fuji Ditipu Lagi
tvOnenews.com - Kasus dugaan penggelapan dana kembali menimpa selebgram Fuji. Putri Haji Faisal itu kembali menjadi korban penipuan oleh admin pribadinya pada akhir 2025.
Memasuki Januari 2026, kasus Fuji Ditipu tersebut resmi naik ke tahap penyidikan dan ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan.
Perkembangan terbaru ini turut memunculkan reaksi emosional dari Haji Faisal. Sebagai orang tua, ia mengaku sangat kecewa melihat putrinya kembali mengalami kejadian pahit, padahal Fuji dikenal bekerja keras dan berusaha mandiri sejak usia muda.
Kuasa hukum Fuji menjelaskan bahwa setelah status perkara meningkat dari penyelidikan ke penyidikan, penyidik akan mendalami aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.
“Nanti mungkin setelah proses dari penyelidikan ke penyidikan ini, pada saat yang bersangkutan diperiksa, akan ditanyakan uangnya ke mana saja, kamu bekerjanya dengan siapa saja. Untuk prosesnya kemarin, uang-uangnya Kak Uti nanti ditanya ke mana larinya, digunakan untuk apa. Pasti akan ada perkembangan atau pengembangan lebih lanjut ke depannya,” jelas kuasa hukum Fuji dalam kanal YouTube Intens Investigasi (23/1/2026).
Ia menegaskan bahwa proses hukum masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya pendalaman lanjutan berdasarkan bukti dan keterangan yang diperoleh penyidik.
Dalam kesempatan yang sama, Fuji sempat mengungkap gambaran kerugian yang dialaminya akibat dugaan penipuan tersebut. Ia menyebut nominal kerugian sudah mencapai angka miliaran rupiah.
“Hmm, M lah. Kalau ratusan, ya enggak tahu sih ya. Enggak tahu. M lagi. M lagi,” ujar Fuji.
Per Januari 2026, total kerugian yang dialami Fuji dalam kasus ini disebut telah melampaui Rp1 miliar.
Melihat putrinya kembali menjadi korban, Haji Faisal tak bisa menyembunyikan rasa kecewa. Ia menilai orang-orang yang selama ini diberi kepercayaan justru menyalahgunakan kebebasan yang diberikan.
“Selaku orang tua tentu saya merasa kecewa, ya. Sangat kecewa. Apa yang dilakukan oleh orang-orang kepercayaan anak saya selama ini sudah diberi kebebasan, rupanya mereka main di belakang. Akhirnya sekarang, beberapa waktu yang lalu, sudah terungkap,” kata Haji Faisal.