- Kolase Instagram/@denadaindonesia & tvOne/Happy Oktavia
Denada Diam-diam Sudah Mengakui Ressa Rizky Rossano? Sempat Komunikasi Lewat WhatsApp Akhirnya Terbongkar
Jakarta, tvOnenews.com - Penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan belakangan ini digugat perdata oleh pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano.
Gugatan dari Ressa Rizky terhadap Denada Tambunan telah terdaftar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi sejak 28 November 2026, dengan nomor perkara 288. Ia menggugat atas dugaan penelantaran anak kandung.
Berdasarkan kabar terbaru, menariknya Denada diduga diam-diam telah mengakui sosok Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung. Hal ini langsung diungkap oleh kuasa hukum Ressa, Ronald Armada.
Ronald Armada melihat Denada diam-diam mengakui keberadaan Ressa meski secara tidak langsung. Ia pun menyinggung soal pernyataan kuasa hukum sang penyanyi terkait menafkahi pemuda asal Banyuwangi tersebut.
"Pengakuan secara langsung kan tidak (ada). Akan tapi, dari beberapa pernyataan kemarin dilontarkan kuasa hukum Denada, katanya sudah pernah memberikan mobil, sudah menafkahi lah," kata Ronald Armada dalam konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dikutip, Minggu (25/1/2026).
Pernyataan Kuasa Hukum Denada Isyarat Adanya Pengakuan pada Ressa Rizky Rossano
- Kolase Instagram/@denadaindonesia & tvOne/Happy Oktavia
Ia menjelaskan dari pernyataan tim kuasa hukum sang penyanyi. Menurutnya, hal tersebut sebagai adanya pengakuan meski tidak bersifat langsung.
Dalam pernyataan itu, ia menelaah bahwa, ada deklarasi bahwa Denada diam-diam mengakui pemuda berusia 24 tahun itu sebagai anak biologis.
"Kan itu dari de facto sudah ada pengakuan. Walaupun sifatnya persetujuan diam-diam," terangnya.
Denada Tambunan dan Ressa Rizky Rossano Komunikasi Lewat WhatsApp
Lebih lanjut, Ronald yang juga adik dari mama angkat Ressa menjelaskan, kliennya ternyata pernah melakukan percakapan dengan Denada.
Ia rencananya akan membongkar isi percakapan yang terjadi antara Denada dan Ressa Rizky Rossano melalui WhatsApp (WA). Hal itu akan ditunjukkan dalam agenda sidang mediasi selanjutnya.
Ronald menyampaikan bahwa, dalam isi percakapan antara Denada dan kliennya seolah menunjukkan adanya hubungan secara batiniah.
"Akan saya tunjukkan nanti bagaimana selama ini secara tekstual Denada juga menjalin komunikasi dengan Ressa melalui WhatsApp," ungkapnya.
"Nanti kita mengambil secara konklusi di situ, bahwa ternyata ada hubungan secara batiniah," sambungnya.
Singgung Denada Berjuang Mati-matian untuk Putrinya
Sayangnya hubungan tersebut terjadi secara tidak langsung. Anak dari keluarga Dino dan istri, Ratih Puspita Dewi itu menyinggung peran Denada terhadap putrinya, Aisha Aurum.
Ronald mengetahui soal Denada pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Hal itu terjadi saat putrinya dari pernikahan mantan suami Jerry Aurum, Aisha Aurum sakit-sakitan.
Kala itu, Denada sangat mengkhawatirkan kondisi Aisha yang kini bernama Shakira Aurum. Ia pun rela putrinya menjalani perawatan secara intensif akibat penyakit kanker.
Perawatan Aisha yang berjuang menyembuhkan penyakitnya terjadi di rumah sakit di Singapura. Pasalnya, putri Denada itu mengidap penyakit kanker atau leukimia.
Alhasil, Aisha harus menjalani kemoterapi hingga operasi. Ronald tidak mempermasalahkan hal tersebut. Hanya saja perhatian Denada dinilai tak ada untuk Ressa Rizky.
"Namanya jejak digital sulit dihapus bagaimana perjuangannya Denada ini yang selama ini dapat framing sebagai ibu peri yang memperjuangkan anaknya, luar biasa kan. Makanya dramatisasi itu kalau saya tarik garis lurus ke bawah dengan perkara ini menjadi ironis," bebernya.
Dalam kesempatan yang sama, Ressa juga menunjukkan perasaan terdalam yang selama ini dipendam secara diam-diam. Ia melihat ada ketidakadilan didapatkan olehnya ketimbang Aisha.
Ressa mengatakan, kepedulian yang tidak seimbang sangat menyayat hatinya. Padahal jelas-jelas dirinya terlihat sehat, tetapi sama sekali tidak dilirik oleh Denada.
"Kenapa kok ada aku yang sehat, maksudnya kenapa kok sampai diginiin? Padahal anaknya yang itu (Aisha) sakit sampai Mbak Denada jatuh bangun begitu," jelas Ressa sambil heran.
Ressa mengaku cemburu dengan perlakuan Denada terhadap Aisha. Iri hati itu lantaran ia sendiri tidak mendapat pengakuan sebagai anak kandung, bahkan harus berjuang sendirian selama 24 tahun.
"Ya iri, ada sedikit," ngakunya.
Alih-alih cemburu berkepanjangan, Ressa tidak pernah membenci Denada. Bahkan ia rela datang ke Jakarta untuk mencium sosok sang artis yang diduga sebagai ibu kandungnya.
"Intinya aku pengin peluk Mbak Denada, itu sama pengin cium kakinya saja. Sudah cukup itu aja," katanya.
Sebelumnya, sidang mediasi dari gugatan Al Ressa Rizky Rossano dan pamannya, Dino Rossano Hansa bersama sang istri, Ratih Puspita Dewi telah digelar PN Banyuwangi sejak 8 Januari 2026.
Pada sidang pertama, Denada tidak menampakkan wajahnya. PN Banyuwangi kembali menggelar sidang mediasi kedua pada 15 Januari 2026, meski ujung-ujungnya sang artis juga tidak hadir.
Di sidang mediasi ketiga, Kamis (23/1/2026), proses persidangan hanya berjalan sekitar 10 menit. Sebab, Denada juga belum bisa hadir sehingga tim kuasa hukum Ressa menilai sang artis sudah tidak ada itikad baik terhadap kliennya.
Sementara, Denada sempat mengambil sikap melalui manajemennya, Risna Ories. Tim manajemen sang artis merasa prihatin dengan isu dugaan penelantaran anak yang menjadi bahan konsumsi publik.
Kata Risna, perkara dugaan penelantaran anak kandung bukanlah hal mudah bagi Denada. Sang artis meminta pengertian agar diberikan ruang dan waktu untuk menyelesaikan perkara tersebut.
(hap)