- Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia
Kenapa Kasus Denada Digugat Bisa Heboh? Ronald Armada Buka-bukaan Cikal Bakalnya Imbas Ressa Makin Dewasa
Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada mengungkap alasan isu penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan digugat kliennya menggemparkan publik.
Saat ditanya Denny Sumargo, Ronald Armada mengatakan, dugaan Denada Tambunan menelantarkan anak kandung viral, sejak Ressa Rizky Rossano mencari tahu siapa sosok ibu kandung sebenarnya.
"Jadi, cikal bakal kenapa ini terblow-up itu sebetulnya dari permasalahannya ketika dia (Ressa) itu sudah mulai mencari tahu asal muasal jati dirinya itu dari siapa," ujar Ronald Armada di podcast YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Senin (26/1/2026).
Ressa Rizky Rossano Kecil Belum Tahu Denada sebagai Ibu Kandungnya
- Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo
Sebelumnya, Ronald Armada dan ibu mertuanya, Mama Ratih Puspita Dewi menceritakan desas-desus rahasia Ressa diduga anak kandung Denada terbongkar sendirinya.
Ratih Puspita Dewi, istri Dino Rossano Hansa menjelaskan sejak dititipkan 10 hari baru dilahirkan, Ressa Rizky belum mengetahui Denada sebagai ibu kandungnya.
Seiring berjalannya waktu, Ressa Rizky Rossano mulai beranjak dewasa. Ronald memahami pertumbuhan tersebut semakin menumbuhkan cara berpikir Ressa untuk mencari jati dirinya.
Ronald tidak menyalahkan kondisi tersebut. Pasalnya, setiap anak yang bertumbuh semakin ingin mengetahui berbagai hal termasuk urusan silsilah keluarganya.
"Karena dia sudah mulai bertumbuh, berkembang, sudah mulai besar otomatis kan rasionya juga sudah mulai jalan ada selentingan-selentingan informasi yang dia sendiri mau mencari dan menggali informasi kebenaran itu dari mana," tuturnya.
Awal mula cikal bakal rasa penasaran Ressa muncul setelah mendapat perlakuan kurang baik dari lingkungan sekitarnya. Sejak duduk di bangku SMP, teman-temannya kerap melakukan perundungan kepada Ressa.
Lingkungan di sekitar keluarga Dino Rossano Hansa tampaknya sudah mengetahui terkait status Ressa. Rekan-rekan sebaya pemuda asal Banyuwangi itu selalu meledek Ressa sebagai anak yang tidak jelas asal-usulnya.
Pada saat itu, Ratih masih coba menutupi aib tersebut. Namun Ressa semakin kekeh mencari segala informasi, terutama berawal saat bertanya kepada ayahnya atau paman Denada, Dino Rossano Hansa terkait asal-usulnya.
"Akhirnya kemudian bertanya kepada Papanya," katanya.
Ressa Rizky Rossano Sering Bertemu Mendiang Emilia Contessa
- Instagram/@senator_emiliacontessa
Lebih lanjut, Ronald menjelaskan bahwa, sosok mendiang Emilia Contessa, ibu kandung Denada cukup sering bertemu dengan Ressa. Kala itu, pemuda berusia 24 tahun ini belum menyadari almarhumah adalah neneknya.
Ressa pun sering bercengkrama dengan neneknya. Apalagi masa-masa mendiang Emilia Contessa, penyanyi legendaris tersebut sibuk kampanye setelah memilih terjun ke dunia politik.
Dari catatan rekam jejak kampanye dan karier politiknya, Emilia Contessa pernah menjadi calon Wakil Bupati Banyuwangi pada Pilkada 2010, calon anggota DPR RI melalui Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pemilu 2019, calon anggota DPD RI Jatim pada Pemilu 2024, dan Caleg DPR RI dari Partai PERINDO.
"Ressa ini sering diajak sama Bundanya (mendiang Emilia Contessa) waktu itu, apalagi ketika Bunda itu masih mencalonkan sebagai anggota dewan," jelas Ronald.
Pada saat itu, Ressa menjadi sopir pribadi almarhumah Emilia Contessa. Ronald mengatakan, posisinya saat itu bukan sebagai cucu, melainkan bekerja sehingga mendapat upah atau gaji sebesar Rp2 juta per bulan.
"Kenapa saya harus klarifikasi menggaris besarkan bahwa itu memang dia digaji? Biar nanti tidak ada kesalahan dari persepsi publik, bahwa seakan-akan Budenya menafkahi dia," tegasnya.
Akar Konflik dari Perseteruan Mobil
- Kolase Instagram/@denadaindonesia & tvOne/Happy Oktavia
Dari sinilah, hati Ressa semakin bergejolak mencari kebenarannya. Kata Ronald, puncaknya saat terjadi adanya konflik perseteruan masalah mobil sejak duduk di bangku SMA.
"Dia pernah dijanjikan mau dibelikan mobil Budenya (nenek Emilia Contessa). Kemudian, muncul mobil Brio (warna merah), mobil ini second (pengeluaran 2014)," terangnya.
Alih-alih terwujud, Ressa Rizky Rossano tidak dibelikan mobil tersebut dengan atas nama pribadinya. Ironisnya, Ratih dan Dino yang harus mencicil bayaran kendaraan itu agar bisa dimiliki Ressa.
"Bunda Emil bilang, 'ini mobil pakai aja, Bunda kasih'. Ressa enggak tahu maksudnya itu harus nyicil, harus lunas itu nggak tahu," kata Ressa.
Ronald dan mertuanya terkejut mobil tersebut bukan atas nama pribadi Ressa. Bahkan pemuda berusia 24 tahun itu sama sekali tidak memegang surat-surat mobilnya, salah satunya BPKB.
"Kita sendiri pun bingung itu sebelumnya mobil siapa? Yang membayar Mamanya, (keluarga Denada). Jadi, konsep membelikan mobil dan apa itu enggak pernah terjadi. Kita sendiri pun tersinggung," kesalnya.
Ironisnya, Ressa juga harus menanggung cicilan mobil tersebut. Sebisa mungkin dari pekerjaan serabutan seperti menyewakan kendaraan, pengemudi ojek online (ojol), hingga dari upah sebagai sopir pribadi sebesar Rp2,5 juta.
"Dari situ percikan api (konflik) mulai tumbuh. Kita enggak langsung aksi yang memalukan dan memalukan Pak Dena. Bagaimana pun tetap saudara," lanjutnya.
Persoalan semakin rumit setelah mobil tersebut menggunakan atas nama adik kandung Denada, Muhammad Abdullah Surkaty. Lebih parahnya, Ratih disomasi hingga didatangi polisi hanya perkara terlambat membayar cicilan.
Ronald selaku menantu Mama Ratih kesal. Ia pun mewakili Ressa dan keluarganya melayangkan gugatan perdata kepada Denada akibat keluarga besarnya dituduh melakukan penggelapan mobil.
Ressa dan keluarga Ratih menggugat Denada secara perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi sejak 26 November 2025, dengan nomor perkara 288. Sidang mediasi telah digelar tiga kali berakhir gagal lantaran sang rapper mangkir atas gugatan dugaan penelantaran anak kandung.
(hap)