- Kolase Instagram/@@ressarossano__/@denadaindonesia & Tangkapan layar YouTube CumiCumi
Saat-saat Denada Disebut Serahkan Ressa Rizky saat Usia 10 Hari, Keluarga Paman Sempat Diancam Pakai Pistol
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan diduga menelantarkan anak kandung, Al Ressa Rizky Rossano (24) terus mencuri perhatian publik.
Terbaru, Ressa Rizky didampingi oleh mamanya, Ratih Puspita Dewi dan kuasa hukumnya, Ronald Armada hadir di podcast YouTube Denny Sumargo. Ia pun menceritakan kisah pilu ditelantarkan Denada Tambunan selama 24 tahun.
Menariknya, penjelasan yang mencuri perhatian publik datang dari pernyataan Mama Ratih. Ia sebelumnya menceritakan Denada menitipkan Ressa Rizky ke keluarganya saat baru berusia 10 hari.
Ratih menceritakan awal mula kronologinya. Hal ini berlangsung saat momen Denada diduga baru melahirkan Ressa Rizky.
"Jadi, waktu itu saya kan sudah dengar dari anak saya pertama (istri Ronald Armada), 'Mbak ngelahirin', 'Lho ngelahirin? Gimana?'. Saya pikir keguguran," ungkap Ratih dalam podcast YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Senin (26/1/2026).
Anak Mama Angkat Ressa Rizky Tinggal Bersama Denada Tambunan
- Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo
Sementara, kata Ronald, anak pertama Ratih sekaligus sang istri kebetulan tinggal di Jakarta. Istri Ronald kala itu harus mengenyam pendidikan di SMAN 3 Jakarta.
Istri Ronald yang masih SMA saat itu tinggal bersama Denada. Tak ayal, anak pertama dari Dino Rossano itu mengetahui kondisi sang penyanyi saat detik-detik baru melahirkan Ressa.
"Sebetulnya istri saya itu SMA-nya di Jakarta. Tinggalnya sempat sama Mbak Dena dan Bude. Ketika tahu kejadian itu, ada indikasi bahwa sudah mau rencana (menawarkan Ressa ke orang lain)," jelas Ronald.
Ronald mendengar isu Denada dan keluarganya berencana untuk menitipkan Ressa kepada orang lain. Ia pun membantah apabila ada penyebutan dugaan penelantaran anak kandung.
"Mohon maaf, saya enggak buat konteks untuk memberikan premis menelantarkan dia (Ressa Rizky) karena tidak pernah diakui sebelumnya, tapi mau membuang dia," ucap Ronald.
Keluarga Adik Kandung Ibu Denada Diancam Pakai Pistol
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @denadaindonesia / YouTube Cumicumi
Lebih lanjut, Ronald menjelaskan, sang istri saat itu sangat menyayangkan atas sikap keluarga Denada. Anak pertama Mama Ratih tersebut kasihan dengan nasib Ressa baru dilahirkan akan dititipkan atau diasuh oleh orang lain.
Istri Ronald pun coba menggagalkan recana tersebut. Namun suami ketiga mendiang Emilia Contessa diduga langsung melakukan pengancaman kepada anak pertama Ratih.
"Habis itu karena namanya keluarga, enggak tega lah istri saya ini. Mau dibawa sampai akhirnya diancam pakai pistol," terangnya.
"Suaminya Mbak Emil yang sekarang," tegas Ratih.
Ronald menduga alasan adanya pengancaman berupa pistol. Ia berpendapat ada penolakan dari pihak keluarga Denada saat Ressa ingin diserahkan kepada keluarga adik kandung mendiang Emilia.
Menurut penuturan Ronald, penolakan Ressa diasuh Ratih dan Dino agar aib keluarga tidak terbongkar atau merambah ke ruang publik. Hal ini mengingat Ressa akan diserahkan kepada orang lain.
Namun pada saat itu tidak ada orang lain bersedia mengasuh Ressa. Alhasil, ujung-ujungnya berakhir diserahkan kepada keluarga Ratih atas permintaan dari mendiang Emilia Contessa.
"Dari tindakan istri saya itu mungkin ya. Sebab, memang awalnya sudah ditawar-tawarkan. Istri saya waktu itu masih SMA, secara mental mungkin masih belum bisa. Akhirnya ditawarkan ke Mama," bebernya.
Momen Ressa Diserahkan ke Keluarga Paman Denada
- Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia
Sebelumnya, Ratih menjelaskan Ressa dititipkan saat berusia 10 hari dilahirkan Denada pada 2002. Kala itu, sang suami, Dino dan keluarga menjemput di sebuah hotel dekat Bandara Surabaya.
Pada momen itu, sosok Denada justru tidak menampakkan wajahnya di lokasi. Apabila klaim tersebut terbukti, maka sang penyanyi masih berusia 23 tahun.
Hingga akhirnya Dino dan keluarga menjemput Ressa di hotel. Pada saat itu, pemuda asal Banyuwangi ini diserahkan oleh nenek kandung Denada, RA Susiani.
Nenek kandung Denada sempat memberikan janji manis kepada Dino dan keluarga. Khususnya mengenai biaya kebutuhan hidup Ressa.
Alih-alih terwujud, justru pihak keluarga Denada diduga tidak merealisasikan janji manis tersebut. Hal ini membuat pihak keluarga Ratih dan Ressa menggugat dan meminta ganti rugi sebesar Rp7 miliar kepada Denada.
Gugatan Ressa dan keluarga Ratih terhadap Denada telah terdaftar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, dengan nomor perkara 288 sejak 26 November 2025.
(hap)