- Kolase tim tvOnenews
Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada
tvOnenews.com – Polemik antara ressa rizky dan penyanyi Denada masih terus menjadi sorotan publik. Di tengah proses hukum yang berjalan, terungkap alasan mengapa Ressa Rizky Rossano akhirnya mengetahui asal-usul dirinya, termasuk fakta bahwa ia merupakan anak Denada.
Pengungkapan ini muncul dari kesaksian langsung pihak keluarga, khususnya bibi Denada, saat mendampingi Ressa Rizky ke Jakarta.
Bukan karena pengakuan langsung sejak awal, melainkan rangkaian peristiwa panjang yang membuat Ressa perlahan mencari kebenaran tentang jati dirinya.
Pada Jumat, 24 Januari 2025, ressa rizky bersama Mama Ratih dan dua kuasa hukumnya mendatangi Jakarta dengan harapan dapat bertemu Denada.
Setibanya di ibu kota, rombongan tersebut menggelar sesi tanya jawab singkat dengan awak media. Momen itu kemudian diunggah melalui kanal YouTube Cumicumi dan menarik perhatian publik.
Dalam kesempatan tersebut, awak media menggali lebih dalam kehidupan Ressa Rizky sejak kecil, termasuk siapa sosok yang selama ini merawat dan membesarkannya.
Pertanyaan itu dijawab langsung oleh bibi Denada yang mengaku telah mengasuh ressa rizky sejak beberapa hari setelah ia dilahirkan.
Awalnya, Ressa tumbuh dengan keyakinan bahwa dirinya adalah anak kandung Mama Ratih.
Namun, seiring bertambahnya usia, situasi mulai berubah. Lingkungan sekitar menjadi faktor utama yang memicu Ressa mempertanyakan asal-usul dirinya.
“Ressa ini kan dari kecil sudah sama saya, dari umur berapa hari diberikan kepada saya. Tapi anak ini kan tambah lama tambah besar karena sudah banyak temannya yang bilang, ‘kamu itu bukan anaknya Mama Ratih, kamu anaknya Denada,’” ujar bibi Denada.
Bibi Denada mengaku selama bertahun-tahun berusaha menutupi fakta tersebut demi melindungi perasaan Ressa. Namun, rasa penasaran ressa rizky semakin kuat dan tak terbendung.
“Tapi saya tetap nutupin, tetap bilang, ‘kamu lahir dari perut Mama.’ ‘Kamu siapa yang bilang?’ ‘Enggak, Ma, banyak yang bilang.’ Tapi tersayangnya, dia itu mencari kebenaran, di mana dia terus nyari ke mana saja untuk kebenaran itu,” lanjutnya.
Dorongan untuk mengetahui kebenaran membuat Ressa mulai mencari informasi secara mandiri.
Ia bahkan mendatangi orang-orang yang terlibat dalam proses penyerahan dirinya di masa lalu.
“Orang yang ngambil, yang bawa, ditanyain semua. Saya enggak bisa apa-apa,” kata bibi Denada.
Dari penelusuran tersebut, terungkap bahwa peristiwa penitipan ressa rizky terjadi pada tahun 2002, hanya beberapa hari setelah ia dilahirkan.
“Tahun 2002. Pas 10 hari apa 7 hari,” ungkapnya.
Ketika ditanya apakah Denada sendiri yang menitipkan Ressa, bibi Denada menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bertemu langsung dengan Denada saat itu.
“Enggak ngomong apa-apa dan enggak bilang. Saya enggak ketemu sama Denanya. Neneknya dia yang memberikan saya, neneknya Dena. Terus di waktu itu masih bandara Banyuwangi belum ada. Jadi dijemput sama orang rumah, sama bapaknya, sama emak yang biasa masakin di rumah. Dijemput di Bandara Surabaya, terus dibawa ke rumah, dibawa ke hotel dulu. Saya ambil di hotel, tapi tanpa Dena,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sosok yang menyerahkan Ressa kepadanya adalah nenek Denada, yang juga merupakan buyut dari ressa rizky.
“Neneknya Denada, buyutnya ini,” ucapnya sambil menunjuk Ressa.
Terkait pengasuhan, bibi Denada menyebut tidak pernah ada perjanjian tertulis maupun lisan sejak awal.
“Enggak ada. Cuma waktu itu Mbak Emil yang bilang, ‘Siapa yang mau ini ya? Soalnya sudah tak kasihkan ke ini enggak mau karena dia penginnya anak perempuan. Terus kasihkan yang satu, katanya enggak, aku mau anak tunggal. Nanti kalau ada Ressa, biar saya saja.’ ‘Enggak usah khawatir soal susu, pasti datang truk-trukan,’ ini tapi enggak ada semua,” tuturnya.
Kisah ini menjadi titik penting dalam polemik ressa rizky dan Denada yang kini bergulir di ranah hukum.
Pengakuan keluarga tersebut menjelaskan penyebab Ressa Rizky Rossano akhirnya mengetahui asal-usul dirinya, sekaligus memperjelas latar belakang tuntutan pengakuan yang ia sampaikan selama ini.
(anf)