- Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia
Dosa Besar Denada Tak Hanya ke Ressa Rizky, Sang Tante Curhat Komunikasi Keluarga Besarnya Diblokir
Jakarta, tvOnenews.com - Tante Denada, Ratih Puspita Dewi mengungkap fakta terbaru. Ia membicarakan masalah komunikasi antara sang artis dengan keluarga besarnya maupun Al Ressa Rizky Rossano.
Mama Ratih sapaan akrabnya, ditanya terkait komunikasi Denada dengan Ressa Rizky dan keluarga dirinya sempat disebut lancar. Ia membantah pernyataan dari kuasa hukum sang artis terkait komunikasi.
"Enggak ada komunikasi, enggak ada. Barang kali tante, 'gimana kabar anak saya, gimana kabar Ressa tante?', kalau nggak mau dengar orang ya sudah WA aja, itu nggak ada," ungkap Mama Ratih dilansir dari podcast YouTube Denny Sumargo, Selasa (27/1/2026).
Denada Dinilai Menjauh
- Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia
Lebih lanjut, Ratih mengakui komunikasi antara keluarga besarnya dengan mendiang ibunda Denada, almarhumah Emilia Contessa tidak putus. Bahkan tak ada penyekatan karena hubungannya masih lancar.
Namun, mama angkat Ressa Rizky itu heran keluarganya sulit berkomunikasi. Ironisnya, Denada tidak pernah sepatah kata pun bertanya tentang kondisi anak kandung maupun keluarga pamannya.
Ia mengaku kecewa dengan sikap penyanyi berusia 47 tahun tersebut. Ia tidak menyangka Denada diduga tak menganggap keluarga besar pamannya.
"Akhir-akhir ini saya kecewa. Satu, dalam keadaan pinjam itu aja nggak dimasukin. Kedua, dia enggak pernah ngucapin Hari Raya itu enggak pernah," jelasnya.
Ia pun menumpahkan uneg-unegnya. Istri Dino Rossano Hansa itu ingin sekali hubungan keluarga besarnya dengan Denada harmonis.
Ia sangat bahagia apabila rapper papan atas tersebut mengetahui kabar keluarga besarnya dan Ressa. Meski hanya sekali, ia bersyukur jika ada tindakan itu dari Denada.
"Datang kek barang kali, namanya emak pengin ketemu anaknya, ini kagak ada," lanjutnya.
Denada Blokir Komunikasi
Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada mengungkap bahwa, nomor ponsel ibu mertuanya diduga diputus oleh Denada. Mama Ratih membenarkan hal tersebut.
"Pernah kontak. Saya duluan kayak ngucapin selamat ulang tahun tapi enggak pernah mengucapkan terima kasih," jelas Ratih.
Ia menceritakan awal mula dirinya baru mengetahui komunikasinya diblokir Denada. Ia coba menghubungi Denada lantaran ingin menitipkan Ressa Rizky.
"Saya sudah tua kan, 'Mbak titip Ressa ya'. Enggak ada (balasan). Baru ketahuan kalau itu kena blokir. Saya enggak minta apa-apa, saya titip masih ada pesan WA ke Mbak Denada," tuturnya.
Ia meyakini pesan yang dikirim melalui WA tidak sampai kepada Denada. Pasalnya, setiap pesannya masih ceklis satu menandakan nomor ponselnya diputus oleh Denada.
"Belum kebaca sama dia karena sudah kena blokir. Jadi, sampai sekarang dia belum baca WA saya," ucapnya.
Ronald selaku menantunya merasa geram dengan sikap Denada. Ia mengaku cara tersebut membuat keluarga besarnya tersinggung.
"Saya pikir kok orang ini nggak punya adab," geram Ronald.
Ia sampai sekarang bertanya-tanya kenapa mertuanya juga menjadi korban. Padahal, Ratih dan Dino mengasuh Ressa selama 24 tahun tanpa ada pamrih.
Ia menambahkan, keluarga besar paman Denada tidak pernah meminta imbalan atas pengasuhan Ressa. Ia menantang jika ada desakan dari mertuanya terkait menuntut materiil.
"Kalau pernah, nanti dibuktikan di persidangan! Kita akan malu kalau semua terbukti sebaliknya," tegasnya.
Menguak Tabir Alasan Denada Menjauh
Ronald coba menumpahkan pendapat terkait Denada memutus silaturahmi dan komunikasi. Ia menduga agar prahara status Ressa Rizky tidak melebar ke berbagai pihak.
Ia memahami jika ada upaya tersebut. Namun, cara seperti itu juga bukanlah hal baik karena bisa memutus hubungan keluarga pamannya dan almarhumah Emilia Contessa.
"Apa pikirannya ke sana apa gimana? Tanya kabarnya (Ressa) enggak ada, kok Mamanya juga diblokir," tanya dia sambil heran.
Ia kembali menyinggung sikap Denada saat mertuanya membawa Ressa datang ke Jakarta. Sang artis justru tidak menemui mereka sama sekali.
Ia menyayangkan sikap tersebut. Padahal, Mama Ratih dan Dino yang membawa Ressa rela menunggu dua hari berturut-turut.
"Dua hari berturut-turut dibiarkan berdiri di depan rumahnya 3,5 jam, itu dua kali. Padahal Papa (Dino Rossano Hansa) sudah komunikasi dengan Denada, tapi nggak dibuka pintu," paparnya.
Selain itu, perseteruan urusan mobil juga menjadi cikal bakal hubungan keluarganya dengan Denada semakin panas. Kata Ronald, hal itu memantik dirinya mewakili Ressa dan mertuanya menggugat sang artis.
Sebagaimana diketahui, Ressa Rizky diwakili tim kuasa hukumnya menggugat perdata kepada Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi sejak 26 November 2025.
Selain Ressa, Ratih dan sang suami, Dino Rossano Hansa juga mengajukan gugatan kepada Denada yang telah terdaftar sejak 28 November 2025.
Dalam gugatan dengan nomor perkara 288, Ressa meminta ganti rugi kepada Denada. Adapun proses sidang mediasi telah digelar sebanyak tiga kali oleh PN Banyuwangi.
Sayangnya, Denada telah tiga kali mangkir di persidangan. Mediasi dengan Ressa dan keluarga besar pamannya hanya diwakilkan oleh tim kuasa hukum sebelumnya, Muhammad Ikbal.
Sementara, manajemen Denada, Risna Ories sempat buka suara terkait isu dugaan penelantaran anak kandung. Ia merasa prihatin gugatan dilayangkan Ressa mencuri perhatian publik.
"Sebenarnya ini adalah ranah keluarga karena bagaimanapun, semua keluarga memiliki privasi, semua keluarga punya cerita. Situasi ini bukan hal yang mudah bagi Denada. Kami memahami perhatian dan pertanyaan yang muncul. Kami menghargai dukungan serta kepedulian yang diberikan. Namun agar tidak bergulir terlalu berlebihan, kami sampaikan kini Denada dan tim hukum sedang mempelajari dan menelaah secara cermat yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama," tulis Risna Ories dalam keterangan resminya.
(hap)