- Dok. ANTARA | Instagram/jordywehrmann
Berita Terpopuler: Sertifikat Tanah Girik Tak Berlaku, 3 Pemain Timnas Indonesia Bisa Dinaturalisasi, Adik Denada Disebut Jadi Biang Kisruh
tvOnenews.com - Awal tahun 2026 menjadi momentum krusial bagi masyarakat Indonesia, mulai dari perubahan drastis administrasi pertanahan nasional hingga gejolak di dunia hiburan dan olahraga.
Di tengah tenggat waktu konversi sertifikat tanah lama yang akan segera berakhir pada Februari 2026 mendatang, ada juga kabar dari Timnas Indonesia yang mendapat angin segar, karena memungkinkan mendapat pemain naturalisasi tambahan di bawah asuhan pelatih John Herdman.
Di sisi lain, kabar kurang sedap datang dari keluarga penyanyi Denada, di mana konflik dugaan penelantaran anak kini sudah memasuki babak baru.
Redaksi tvOnenews.com sudah merangkum tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca. Berikut ketiga berita tersebut.
1. Mulai Februari 2026 Sertifikat Tanah Girik hingga Letter C Tak Berlaku
- dok.PLN
Pemerintah melalui DPR RI mengimbau masyarakat untuk segera mengonversi dokumen tanah lama, seperti girik, letter C, petok, hingga verponding menjadi sertifikat tanah modern.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021, dokumen-dokumen lama tersebut hanya diberikan masa transisi selama 5 tahun dan tidak akan lagi diakui sebagai bukti kepemilikan yang sah mulai Februari 2026.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, menjelaskan bahwa langkah ini sangat krusial untuk memberikan kepastian hukum dan melindungi hak warga dari ancaman sengketa maupun praktik mafia tanah.
Selain pemilik dokumen tradisional, masyarakat yang memegang sertifikat terbitan tahun 1967 hingga 1997 juga diminta untuk melakukan pembaruan data.
Kebijakan ini bertujuan agar seluruh penguasaan dan pemanfaatan tanah di Indonesia tercatat secara resmi dalam sistem administrasi modern.
Oleh karena itu, pemerintah diharapkan gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami prosedur konversi sebelum tenggat waktu berakhir, sehingga legalitas aset mereka tetap terjaga di mata hukum.
Baca selengkapnya: Mulai Februari 2026 Sertifikat Tanah Girik hingga Leter C Tak Berlaku, DPR Imbau Warga Perbarui Sistem
2. FIFA Beri Izin, 3 Pemain Ini Bisa Dinaturalisasi untuk Perkuat Timnas Indonesia
- Instagram/Jordy Wehrmann
Timnas Indonesia memasuki babak baru di bawah asuhan pelatih John Herdman dengan ambisi besar menghadapi dua ajang penting, yaitu FIFA Series 2026 pada Maret mendatang dan Piala AFF 2026 pada Juli-Agustus.
Untuk memperkuat kedalaman skuad, terutama di lini depan yang selama ini terlalu bergantung pada Ole Romeny serta lini tengah yang ditinggal sementara oleh Thom Haye akibat sanksi FIFA, PSSI kini tengah mempercepat proses naturalisasi tiga pemain yang merumput di kompetisi domestik.
Ketiga pemain tersebut adalah duo predator gol asal Brasil yang kini membela Malut United, Ciro Alves dan David da Silva, serta gelandang Madura United, Jordy Wehrmann.
Ciro dan David dinilai memenuhi syarat FIFA karena telah menetap di Indonesia selama 5 tahun berturut-turut, sementara Wehrmann membawa pengalaman berharga dari Liga Belanda (Feyenoord) dan Liga Swiss.
Kehadiran mereka diharapkan menjadi solusi instan bagi Skuad Garuda, karena ketiga pemain tersebut sudah terbiasa dengan iklim sepak bola tanah air, sehingga proses adaptasi di bawah strategi Herdman diprediksi akan jauh lebih cepat.
Baca selengkapnya: FIFA Beri Izin dan Sudah Ada di Tanah Air, 3 Pemain Ini Bisa Dinaturalisasi untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series dan Piala AFF
3. Siapa Adik Denada yang Disebut Jadi Biang Kisruh dengan Keluarga Emilia Contessa?
- Instagram/enricotambunan
Konflik keluarga besar penyanyi Denada Tambunan kini semakin memanas dan meluas.
Persoalan yang awalnya dipicu oleh dugaan penelantaran anak selama 24 tahun terhadap Ressa Rizky Rosano, kini merembet pada perselisihan hukum dengan keluarga adik kandung almarhumah Emilia Contessa di Banyuwangi.
Inti permasalahan baru ini dipicu oleh laporan polisi terkait dugaan penggelapan mobil yang dilayangkan oleh Muhammad Abdullah Surkaty, adik tiri Denada.
Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, membantah tudingan tersebut dan menjelaskan bahwa mobil yang dipermasalahkan sebenarnya dibayar menggunakan uang muka dari orangtua angkat Ressa (adik Emilia Contessa), meski cicilannya dibebankan kepada Ressa dan surat-suratnya atas nama Muhammad.
Tindakan Muhammad yang mendatangkan polisi ke kediaman keluarga besar di Banyuwangi membuat pihak keluarga merasa sangat dipermalukan dan sakit hati.
Upaya mediasi secara kekeluargaan dikabarkan gagal setelah pihak Muhammad justru menantang agar masalah ini diviralkan.
Akibat kebuntuan tersebut, pihak Ressa akhirnya resmi mengajukan gugatan hukum sebagai respons atas kekecewaan mereka terhadap sikap adik tiri Denada tersebut.
Baca selengkapnya: Siapa Adik Denada yang Disebut Jadi Biang Kisruh dengan Keluarga Emilia Contessa? Ini Faktanya
(ism)