- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Dedi Mulyadi Geram saat Tukang Es Gabus Bohong Terus
tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membagikan momen kebersamaan dengan tukang es gabus, Ajat Sudrajat yang belakangan ini viral di media sosial.
KDM menyambangi Sudrajat lantaran dagangan es gabus miliknya dituduh memakai bahan berbahaya, terutama spons atau busa. Ia pun menyempatkan berbincang dengan tukang es gabus itu.
KDM menilai ada beberapa pernyataan Sudrajat yang janggal. Hal itu terjadi saat tukang es gabus membagikan berbagai keluh kesahnya.
KDM kembali mengungkit pernyataan Sudrajat soal memperoleh warisan sebesar Rp200 ribu. Ia juga kaget Ketua RW setempat memperjelas status kontrakan sebagai rumah warisan tersebut sudah dimiliki tukang es gabus itu.
"Babe bilangnya ngontrak, bohong sih," ujar KDM dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube pribadinya, Jumat (30/1/2026).
Dedi Mulyadi Tegur Tukang Es Gabus setelah Bohong soal Kontrakan dan Warisan
- Kolase Istimewa & Viva
Ketua RW setempat juga menjelaskan, rumah tersebut juga ditinggali oleh istri Suderajat bersama ketiga anaknya.
KDM pun langsung memberikan teguran kepada Sudrajat. Tukang es gabus itu diduga tidak jujur mengenai status tempat tinggalnya.
"Kenapa sih Be bohong terus?," tanya KDM sambil menegur halus.
Tukang es gabus yang viral tersebut langsung diam membisu. Suderajat hanya bisa mengakui kesalahan dan minta maaf kepada KDM.
Gubernur Jabar itu tidak mempermasalahkan jika pria berusia 50 tahun itu berbohong kepadanya. Persoalan yang menjadi catatan penting adalah kejujuran dan bukan sekadar minta maaf.
"Bukannya urusan minta maaf, Babe enggak boleh bohong. Sama saya enggak ada masalah," tegasnya.
Ia kembali bertanya terkait asal-usul pemilik rumah di Citayam. Ketua RW setempat langsung menegaskan rumah itu dikasih mendiang ayahnya.
Mantan Bupati Purwakarta itu menyayangkan pernyataan Sudrajat. Ia menilai ungkapan tukang es gabus tersebut dinilai tidak jujur alias bohong.
"Babe berdosa sama orang tuanya. Orang tuanya sudah kasih rumah, tapi Babe bilangnya enggak dikasih," terangnya.
Ia kembali mempertanyakan orang tuanya telah memberikan rumah kepada Sudrajat. Namun tukang es gabus itu justru menyebut dirinya hanya mendapat Rp200 ribu dari orang tuanya setelah menjual rumah di Mangga Besar.
"Babe ngebohong. Dia bilangnya saya dikasih warisan cuma Rp200 ribu. Padahal, dikasih rumah pada tahun 2007. Babe kemarin bilang hanya kebagian dapat Rp200 ribu, tapi rumahnya dijual Rp40 juta," bebernya.
Dedi Mulyadi Soroti Kebohongan Tukang Es Gabus soal Nunggak Sekolah dan Sewa Kontrakan
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Sebelumnya, KDM telah mempunyai firasat tak enak terhadap pernyataan Suderajat. Hal itu terjadi setelah menjemput dan berbincang dengan tukang es gabus tersebut di dalam mobil.
Dalam momen itu, Suderajat curhat menyampaikan keluh kesahnya. Ia menjelaskan kepada KDM bahwa dirinya telah menunggak bayaran sekolah SD Negeri untuk anaknya.
Suderajat ditanya mengenai jumlah tunggakan bayaran sekolah tersebut. Ia menyebutkan sudah menunggak Rp1,5 juta selama empat bulan.
Pasalnya, tukang es gabus itu mengaku jumlah bayaran yang harus dikirim ke sekolah SD anaknya sebesar Rp200 ribu per bulan. KDM pun mulai curiga bahwa sekolah negeri telah gratis.
"Enggak mungkin sekolah SD bayar Rp200 ribu. Enggak mungkin pak. Nanti saya cek sekolahnya," kaget KDM.
Pernyataan Suderajat kemudian berubah bahwa dirinya baru menunggak sebulan. Artinya, ia hanya belum membayar sebesar Rp200 ribu.
"Kalau mau hidup maju harus jujur, kalau kita tidak jujur, nanti hidupnya susah," pesan Dedi Mulyadi.
KDM masih penasaran dengan pernyataan lainnya, seperti rincian sewa kontrakan. Suderajat mengaku belum membayar Rp10 juta untuk kontrakan selama satu tahun dan utang ke warung.
Rincian sewa kontrakan tersebut sebesar Rp9,6 juta. Sementara, Suderajat harus membayar utang membeli beras sebesar Rp200 ribu.
KDM pun mulai tak percaya lantaran khawatir uang tersebut tidak dibayar untuk keperluan semestinya. Ia menarik uang bantuan Rp10 juta dan hanya memberikan uang tunai sebesar Rp2 juta untuk kebutuhan dagang es gabus.
"Terkait es produk bapaknya, itu sudah tidak ada masalah. Terkait bantuan untuk bapak penjual es, saya akan atur karena selama ngobrol agak gimana gitu ya feeling-nya," tulis Dedi Mulyadi melalui Instagram pribadinya.