news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Denada dan Ressa Rizky Rossano.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube MNCTVrumahnyadangdut - HepiNews

Prahara Denada dan Ressa Masuk Babak Baru, Praktisi Hukum Tekankan Pentingnya Tes DNA

​​​​​​​Prahara ressa rizky rossano dan denada makin memanas. Praktisi hukum menekankan tes DNA penting untuk bukti sah dan kepastian hukum. Simak beritanya!
Senin, 9 Februari 2026 - 12:36 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Prahara antara ressa rizky rossano dan denada kini memasuki babak baru yang semakin menyita perhatian publik. Di tengah konflik yang terus berkembang, seorang praktisi hukum menekankan pentingnya pembuktian melalui tes DNA agar status biologis Ressa menjadi jelas secara hukum. Denada pun dinilai perlu menempuh langkah resmi, bukan hanya menyampaikan klarifikasi lewat media sosial.

Perseteruan yang semula dianggap urusan pribadi kini berubah menjadi drama besar yang melibatkan tuntutan, opini publik, hingga gugatan bernilai fantastis. 

Angka Rp7 miliar yang mencuat ke permukaan membuat situasi semakin memanas, apalagi narasi konflik ikut melebar dengan munculnya pihak-pihak dari masa lalu, termasuk mantan istri Ressa.

Di tengah derasnya perdebatan di media sosial, publik disuguhi berbagai klarifikasi emosional yang saling berbalas. 

Namun menurut praktisi hukum Maxi Karepu, penyelesaian konflik semacam ini tidak bisa hanya bergantung pada pernyataan di ruang digital. 

Ia menilai kasus Denada dan Ressa sudah masuk ke ranah hukum perdata yang membutuhkan pembuktian nyata, bukan sekadar pengakuan verbal.

Maxi Karepu menekankan bahwa hubungan darah bukan perkara yang bisa dipastikan lewat komentar atau unggahan. 

Dalam hukum, status biologis harus dibuktikan secara sah karena berkaitan langsung dengan hak dan kewajiban yang timbul di kemudian hari. 

Ia menyebut tes DNA sebagai satu-satunya prosedur medis yang dapat memberikan kepastian tanpa ruang bantahan.

Menurutnya, selama Denada hanya menyampaikan klarifikasi melalui media sosial, akar persoalan tetap tidak tersentuh. 

Polemik akan terus menjadi konsumsi publik dan membuka peluang munculnya narasi baru yang semakin liar.

Pandangan tersebut disampaikan Maxi Karepu dalam perbincangan di kanal YouTube Cumicumi pada 9 Februari 2026. 

Ia mengatakan, “Kalau saya mendengar dari statement yang disampaikan oleh pengacaranya, karena pengacara juga bagian dari keluarganya, omnya ya, mereka justru itu sebagai persyaratan saja. Karena yang paling utama yang diinginkan oleh Ressa ini adalah pengakuan secara langsung daripada Denada.”


Maxi Karepu, Praktisi Hukum. (Sumber: YouTube Cumicumi)

Ia juga menyoroti bahwa pengakuan Denada di media belum sepenuhnya menjawab kebutuhan emosional Ressa. 

Maxi menuturkan, “Memang kita melihat di media Denada sudah melakukan pengakuan atau menyatakan pengakuan di media sosial. Namun Ressa tidak puas. Anak ini menginginkan Denada harus menyampaikan secara langsung empat mata. Bahkan dia pengen dipeluk.”

Lebih jauh, Maxi menilai bahwa tanpa langkah pembuktian, semua pernyataan hanya akan dianggap teori di mata publik. 

Ia berkata, “Nah, ini hanya menjadi teori kalau Denada tidak membuktikan apa yang disampaikan di media bahwa dia merasa bersalah, ada hal psikologis yang dia alami pada waktu itu. Harusnya Denada secepatnya untuk membuktikan statement yang disampaikan di media bahwa dia betul-betul menyesal dan dia mengakui secara nyata bahwa Ressa adalah anaknya.”

Maxi pun mengingatkan bahwa jika Denada tidak segera mengambil langkah konkret, serangan netizen bisa terus berulang. 

“Harus buktikan, jangan hanya teori. Kalau cuma kata-kata, maka ada risiko dia akan diserang lagi oleh netizen. Kalimat-kalimat boikot itu bisa diungkap lagi oleh para netizen ini,” ujarnya.

Dengan konflik yang semakin rumit, saran praktisi hukum agar Denada segera menempuh tes DNA dinilai menjadi jalan paling kuat untuk menghadirkan kepastian hukum. 

Langkah tersebut juga diyakini bisa menjadi titik akhir dari spekulasi publik yang terus melebar tanpa kendali.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
04:15
01:40
02:00
03:00
05:29

Viral