news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mohan Hazian..
Sumber :
  • YouTube/celloszxz

Dari Ngontrak di Jakarta Berujung Jadi Pemilik Brand Lokal, Mohan Hazian Kini Terseret Dugaan Skandal Seksual

Jauh sebelum terseret dugaan kasus pelecehan seksual, owner brand streetwear Thanksinsomnia, Mohan Hazian menceritakan perjalanan hidupnya bisa menjadi sukses.
Selasa, 10 Februari 2026 - 14:17 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok Mohan Hazian mencuri perhatian publik. Namanya disebut-sebut terlibat dalam dugaan kasus pelecehan seksual terhadap talent photoshoot brand lokal miliknya.

Padahal Mohan Hazian sangat populer khususnya di dunia skena brand lokal. Apalagi ia telah menjadi pemilik brand streetwear Thanksinsomnia sejak 2011.

Di balik kesuksesan sebagai pengusaha, Mohan Hazian memiliki perjalanan hidup yang begitu pahit. Ia menceritakan kisah pilunya dalam podcast YouTube CONNX pada 2023 lalu.

Pada momen itu, Mohan Hazian menceritakan titik balik kesuksesannya. Hal ini bermula dari keputusan dirinya bersama sang ayah untuk merantau dari Lampung ke Jakarta.

"Dari kecil, gua karena broken home, akhirnya gua move ke Jakarta sama bokap gua. Gua sampai Jakarta, saat itu gua ngontrak berdua sama bokap gua," ujar Mohan Hazian dikutip tvOnenews.com, Selasa (10/2/2026).

Ia kala itu masih kecil. Bahkan belum memasuki fase mengenyam pendidikan dimulai dari TK. Namun perpindahan dari Lampung menuju ke Jakarta menjadi kenangan bagi dirinya.

Mohan Hazian Kecil Nakal

Mohan Hazian
Sumber :
  • Instagram @mohanhazian

Selepas itu, ia mulai menjadi salah satu murid TK di kawasan Jakarta. Di momen inilah, Mohan mengakui dirinya memiliki sikap nakal.

Ia mengaku sudah mulai sering melakukan perundungan. Ia tidak membantah dirinya pernah nakal di masa kecilnya.

"Gua mulai ngutil, mulai mem-bully anak-anak yang di bawah gua. Jadi, TK kecil itu, gua bully dan gua aniaya bahkan ke guru-guru. Kenakalan gua ini yang nggak gua bisa lupain," imbuhnya.

Awal Mula Kenal Bisnis Dunia Streetwear

Seiringnya waktu, ia mulai menyadari sikapnya tidak baik. Ia pun lebih pilih mengisi kegiatan yang positif sejak SD.

Dari sinilah Mohan menemukan titik balik dirinya menyebur dan mengenali berbagai gambar dan proyek berupa lukisan sepatu dan pakaian-pakaian lainnya.

Di tengah-tengah itu, ia sempat kecewa dengan gurunya. Ia melakukan vandalisme meski ujung-ujungnya menyesal lagi terhadap tindakannya.

Ia kembali menyalurkan hobi menggambar sejak SMP. Ia pun sudah mulai mengenal bisnis kecil-kecilan dari bakatnya.

"Di sini nih, gambar gua bisa menghasilkan uang pertama kali. Ini momen yang tepat untuk karya gua bisa menjadi uang," tuturnya.

Ia coba berinisiatif untuk membuat baju angkatan sekolah. Kondisi itu sangat mengesankan lantaran dirinya harus hidup di kontrakan di pinggir rel kereta api.

Ia hanya iseng-iseng membuat gambar dan desain sablon untuk kaos polosan. Kala itu suami dari Alya Putri ini modal nekat bagaimana gambar tersebut bisa terlihat menarik di kaosnya.

Ia melihat ada peluang besar dari hasil penyablonan pakaian tersebut. Ia juga mengaku sempat bekerja di beberapa vendor sebelumnya.

Hingga pada akhirnya, Mohan mulai membentuk Thanksinsomnia. Produk pertama kali brand tersebut berupa tas backpack, tas skateboard, hingga tas-tas kecil yang dijual ke Skate Shop sekitar tahun 2011.

Perjalanan Kesuksesan Bisnis Streetwear Lokal Thanksinsomnia

Ia pun mulai memfokuskan bisnis streetwear tersebut. Hal ini bermula dari basisnya berada di Tangerang Selatan hingga penjualan online serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

Tujuan membentuk brand Thanksinsomnia untuk membesarkan konsep streetwear dan gaya kasual. Pasarnya menyasar pada anak muda.

Sayangnya di tengah-tengah itu, pria asal Lampung ini mengaku pernah nakal. Ia bahkan mengonsumsi narkoba hingga kecebur dunia hitam.

Namun demikian, kisah masa kelamnya tak menutupi langkah karyanya. Ia mulai melakukan ekspansi brand Thanksinsomnia ke pasar global.

Ia bahkan melebarkan sayap melalui cara berkolaborasi dengan berbagai entitas kreatif di luar negeri. Tak ayal, ia memiliki banyak gerai atau toko di sejumlah negara, salah satunya Thailand.

Mulai Fokus Jadi Penulis Buku

Ia tampaknya belum puas dikenal sebagai pengusaha di dunia skena. Ia mulai melebarkan sayap menjadi penulis buku bertajuk "Goresan Sang Berandal" diterbitkan penerbit buku Shira Media.

Mohan mengaku pada momen ini menjadi titik terendahnya. Sejak karyanya terbit, buku tersebut hanya terjual sebanyak 6.000 buku.

"Duitnya dikit dan itu titik terendah gua. Karena 6.000 pcs, kok ngerasa dapatnya sedikit banget. Akhirnya rilis sendiri, setelah dua kali, untungnya berarti dikali 6.000 pcs x Rp50.000 kurang lebih Rp300 juta," bebernya.

Selain bergelut di dunia brand dan penulis buku, Mohan juga menyeburkan diri ke dunia kreator konten. Tak ayal, ia dikenal sebagai sosok pengusaha tersukses dan kisah hidupnya sering kali menjadi inspirasi.

Terseret Dugaan Kasus Pelecehan Seksual

Di tengah kesuksesannya selama belasan tahun, nama Mohan muncul setelah seorang perempuan dengan akun @aarummanis mengunggah seutas pengalaman pahitnya menjadi korban pelecehan seksual.

Hal ini bermula saat korban menjadi talent photoshoot pada Mei 2025. Kala itu, Sea nama samarannya, menjalani tugasnya sebagai model yang dipotret oleh dua fotografer, yakni scouter talent dan salah satunya owner brand tersebut berinisial M.

Seusai pemotretan, ia sempat diajak makan dan dibawa kembali ke ruang photoshoot. Di momen inilah, korban mengaku mendapat tindakan pelecehan hingga kekerasan seksual secara agresif.

Mohan Hazian sempat muncul lewat video klarifikasi melalui Instagram pribadinya. Ia membantah tudingan tanpa mendasar yang menyebut dirinya sebagai pelaku.

Terkini, ia kembali mengklarifikasi dan membuat pernyataan permintaan maaf secara terbuka. Tudingan mengenai pelaku dugaan seksual ini menjadi pelajaran berharga baginya.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kegaduhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Saya menyadari bahwa situasi ini telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan luka bagi banyak orang. Untuk itu, dari hati yang paling dalam, saya memohon maaf," terangnya dilansir dari Instagram @mohanhazian.

Ia kembali membantah dirinya melakukan tindakan kejahatan seksual. Ia merasa tidak pernah rudapaksa wanita lain walaupun di masa kelamnya, pernah kecebur di dunia tersebut.

Ia khilaf atas sikapnya di masa lalunya. Akibatnya, hal ini berdampak pada keluarga kecil hingga rekan-rekan di lingkungannya khususnya di dunia skena streetwear.

"Saya berharap waktu, proses, dan perubahan yang saya upayakan ke depan dapat menjadi bentuk pertanggungjawaban nyata dari saya," ucapnya.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
08:11
03:01
01:30
04:46
05:55

Viral