news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Owner skena brand streetwear lokal, Mohan Hazian.
Sumber :
  • Instagram/@mohanhazian

Satu Per Satu Muncul, Sosok Diduga Korban Mohan Hazian Cerita Berawal Dikirim Brand Berujung Diajak Haha-Hihi

Seorang WNA cerita hampir pernah menjadi korban dugaan pelecehan seksual owner brand Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Perkenalannya terjadi usai menemani rekannya.
Rabu, 11 Februari 2026 - 05:54 WIB
Reporter:
Editor :

Menariknya, ia juga langsung mendapat tawaran bekerja atau magang di salah satu posisi brand ternama tersebut. Alih-alih mewujudkan harapannya, ia justru diajak melakukan tindakan tak senonoh.

Kata dia, pelaku berinisial M mengiming-imingi menyodorkan uang. Tentu saja, ia sangat terkejut setelah mendapat ajakan secara tak lazim.

"Yang kupikir adalah panggilan terkait pekerjaan, ternyata malah dia bertanya apakah aku atau siapa pun yang kukenal bersedia tidur dengannya atau teman-temannya demi uang, atau apakah kami hanya bersedia melakukan hal-hal seperti itu," bebernya.

Ia mengaku belum lancar menggunakan Bahasa Indonesia. Ia pun sempat salah mengartikan ajakan tersebut karena menganggap pelaku hanya membutuhkan teman kencan.

Ia tetap mencoba santai menanggapi tawaran tersebut. Namun begitu, ada kekhawatiran dialami dirinya akibat belum memahami Bahasa Indonesia.

Kemudian, ia baru menyadari bahwa pelaku telah memiliki istri. Mengacu dari tanggal pernikahan Mohan dan Alya Putri, mereka menikah pada 19 Desember 2017.

Dari pernikahan itu, Mohan dan Alya dikaruniai seorang anak bernama Rex Ali Hazian pada 9 September 2020. Sontak saja, ajakan tersebut membuat dirinya semakin bingung dan takut.

"Saya ingat dia sudah menikah dan saya rasa istrinya baru saja melahirkan. Saya sangat bingung dan menelepon seorang teman. Saya menceritakan persis apa yang dia katakan dan tiba-tiba semuanya masuk akal dan saya merasa sangat jijik," terangnya.

Ia pun langsung merasa bergetar setelah mengetahui motif pelaku. Ia tidak habis pikir jika dirinya benar-benar menjadi korban mengalami perlakuan serupa dialami Saa.

"Saya tidak bisa membayangkan dalam kasus Anda mengalami kekerasan fisik dan berada di dekat manusia yang memalukan itu," ucapnya.

Ia coba menggambarkan sikap sosok pelaku. Baginya, tindakan seperti itu sudah di luar nalar karena dilakukan secara terang-terangan dengan dalih mengirim brand milik pelaku.

"Dia orang yang menyeramkan dan saya selalu menjauhkan diri darinya dan mereknya dengan segala cara. Saya ingat saya membeli jaket dari mereknya dua tahun lalu berpikir saya akan melupakannya," imbuhnya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral