- Instagram/@lambe_turah
Bak Petir di Siang Bolong, Dua Pemuda Diduga Hina Etnis Aceh 'Hama' di TikTok Berujung Minta Maaf usai Viral
Jakarta, tvOnenews.com - Dua pemuda diduga melakukan penghinaan terhadap etnis Aceh mendadak viral. Sikap keduanya membuat publik geram karena mencaci suku Aceh dengan sebutan "hama".
Dugaan penghinaan terhadap etnis Aceh terjadi saat dua pemuda bernama Rafi dan Galang melakukan siaran langsung di akun TikTok @K.
Dilihat tvOnenews.com dari unggahan Instagram @lambe_turah, Kamis (12/2/2026), siaran langsung TikTok dua pemuda tersebut dipantau sekitar 455 pengguna.
Di tengah-tengah sesi live tersebut, seorang pemuda bernama Rafi tiba-tiba menyinggung Bahasa Aceh. Hal itu terjadi setelah penontonnya mengecam ucapannya.
"Bahasa Aceh kau bilang alay? Memang alay," ujar Rafi dengan nada tinggi.
Sebut Etnis Aceh 'Hama'
- Instagram/@lambe_turah
Ia mengaku bukan dari Aceh. Bahkan tidak memiliki hubungan atau rekan dari Aceh.
Ironisnya, ia semakin menunjukkan wajah meledeknya. Sementara, seorang temannya ikut tertawa dalam siaran langsung TikTok tersebut.
Dengan nada merontah-ronta, ia secara terang-terangan menyebut etnis Aceh adalah hama. Sebutan itu muncul setelah seorang penonton heran kenapa Bahasa Aceh disebut alay.
"Aku bukan orang Aceh. Aceh itu hama, semua Aceh itu hama anj*ng. Kayak dia nih Aceh hama," ledek dia.
Tantang Video Dugaan Hina Etnis Aceh Disebar
Perekam video tersebut ikut mengomentari siaran langsung tersebut. Bahkan sampai menantang agar bagian video saat menghina etnis Aceh disebar ke media sosial.
"Oke, aku udah rekam," tulis perekam video.
Alih-alih takut, pemuda bernama Rafi itu justru balik menantang. Ia tidak takut sebutan "Aceh alay, Aceh hama" viral di media sosial.
"Sudah kau rekam, kau viralin anj*ng," tantang pemuda tersebut.
Diringkus Polisi dan Minta Maaf setelah Viral
Dalam video lainnya, dua pemuda tersebut menyampaikan klarifikasi berupa permintaan maaf. Hal itu terjadi setelah keduanya viral sehingga diringkus oleh polisi.
"Sehubungan dengan video viral saya tersebut, dalam hal ini saya ingin meminta maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya warga Aceh," ucap Rafi dalam video klarifikasinya.