news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mantan Pacar Denada, ihsan Tarore dan Denada.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @ihsantarore @denadaindonesia

Ihsan Tarore Ungkap Caranya Mencintai Denada di Masa Lalu

​​​​​​​Ihsan Tarore ungkap caranya mencintai Denada di masa lalu, menerima apa adanya tanpa cari tahu latar belakang, tetap support meski sudah berpisah.
Senin, 16 Februari 2026 - 09:48 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Ihsan Tarore, mantan pacar Denada, akhirnya mengungkap caranya mencintai Denada di masa lalu di tengah sorotan publik terkait isu Ressa Rizky Rossano, yang belakangan ramai diperbincangkan dan kembali menyeret nama mantan pacar Denada tersebut.

Sebagaimana diketahui, Ihsan Tarore dan Denada pernah menjalin hubungan asmara yang cukup serius sekitar tahun 2016 hingga akhirnya berpisah pada Juni 2017. 

Meski hubungan itu telah lama berakhir, nama Ihsan Tarore kembali menjadi perhatian publik setelah muncul pengakuan mengejutkan Denada mengenai seorang anak bernama Ressa Rizky Rossano.

Menanggapi isu tersebut, Ihsan Tarore menegaskan bahwa saat masih berpacaran dengan Denada pada 2016, dirinya sama sekali tidak mengetahui keberadaan Ressa. 

Ia pun membantah dengan tegas tudingan yang sempat muncul dan mengaitkan dirinya sebagai ayah dari Ressa. Meski begitu, Ihsan

Tarore tetap menunjukkan sikap dewasa dengan memberikan dukungan moral serta doa agar Denada dan Ressa diberikan kekuatan dalam menghadapi situasi yang tidak mudah.

Saat ditemui awak media, Ihsan Tarore juga membagikan pandangannya tentang sosok Denada yang selama ini dikenal publik sebagai perempuan kuat. 

Dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube Intens Investigasi pada 14 Februari 2026, Ihsan mengungkap sisi lain dari mantan kekasihnya tersebut.

“Jujur, dia orangnya lemah lembut banget sebenarnya. Tidak sekuat yang terlihat,” ujar Ihsan Tarore .

Ia melanjutkan, “Jadi memang benar-benar hatinya sebenarnya lemah lembut sekali. Luar biasa sebenarnya, sensitif.”

Ihsan Tarore juga mengakui bahwa selama menjalin hubungan, ia tidak pernah berusaha menggali terlalu dalam latar belakang pribadi Denada. 

Menurutnya, mencintai seseorang berarti menerima apa adanya tanpa syarat.

“Kerja-kerja kerja sih. Ibu Dena itu memang dari dulu orangnya tipikal kerja, kerja, kerja. Dan jujur memang satu, aku enggak pernah mau cari tahu background-nya seperti apa dan bagaimana. Jadi buat aku, ketika aku mencintai seseorang, ya aku menerima dia apa adanya saat itu,” tuturnya.

Prinsip tersebut juga menjadi alasan mengapa Ihsan Tarore tidak banyak bertanya ketika Denada memilih diam tentang hal-hal tertentu dalam hidupnya. Ia menilai, jika seseorang tidak ingin bercerita, maka hal itu patut dihormati.

“Jadi kayak enggak akan cari tahu, kecuali ketika berjalan ternyata kita tidak cocok, ya sampai akhirnya kan kita pisah,” lanjut Ihsan Tarore.

Ketika ditanya awak media mengenai penyebab ketidakcocokan, Ihsan Tarore menjawab dengan jujur bahwa ia sendiri tidak mengetahui secara pasti alasannya.

“Yang membuat tidak cocok adalah jujur enggak tahu sama sekali. Karena itu memang aku enggak pernah cari tahu. Kalau misalkan orangnya enggak pernah cerita ke aku, ya aku enggak mau nanyain apa pun itu,” katanya.

Meski hubungan mereka berakhir, Ihsan Tarore menegaskan bahwa sejak dulu hingga sekarang dirinya selalu memberikan dukungan kepada Denada.

“Waktu itu ya selalu support. Sampai sekarang pun apa yang dia lakukan, ya selalu support. Buat aku nobody’s perfect. Mungkin saat itu dia bingung sampai akhirnya dia tidak berbicara sebagaimana mestinya, tapi aku tidak tahu,” ucapnya.

IhsanTarore juga menekankan bahwa ia tidak pernah merasa ada kejanggalan selama menjalani hubungan dengan Denada.

“Balik lagi kan aku enggak bisa nebak isi hati orang. Walaupun aku pernah menjalin hubungan sama dia, tetap saja hati orang enggak bisa ditebak,” ujarnya.

Saat ditanya apakah ada hal aneh selama berpacaran, Ihsan menutup dengan tegas, “Enggak ada. Selama aku jalanin sama dia, enggak ada. Benar-benar enggak ada, karena selama aku jalanin sama dia semuanya baik-baik aja.”

Pernyataan Ihsan Tarore ini sekaligus memperlihatkan caranya memandang cinta di masa lalu yaiitu mencintai tanpa prasangka, menerima tanpa syarat, dan tetap memberikan dukungan meski hubungan telah lama berakhir.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral