- Kolase tvOnenews.com / Istimewa / Instagram @denadaindonesia / Cumicumi
Alasan Ressa Belum Buka Pintu Maaf untuk Denada Diungkap Ronald Armada
“Terus yang kedua, permintaan maaf si Denada itu kepada yang prinsipal kedua dan prinsipal yang ketiga yang notabene ini sudah membesarkan Ressa dengan ikhlas dengan rasa kasih sayang tetapi masih dizalimi,” tegasnya.
Ia bahkan membeberkan dugaan perlakuan yang dianggap tidak pantas terhadap orang tua angkat Ressa.
“Penzaliman yang pertama silaturahmi saja antara pihak prinsipal kedua dengan prinsipal ketiga ini enggak pernah dijemput, enggak pernah diterima oleh pihak Denada, bahkan disuruh berdiri di trotoar, suruh menunggu 3 jam setengah 2 hari berturut-turut,” ungkap Ronald.
Menurutnya, hal yang paling disesalkan adalah tidak adanya permohonan maaf secara eksplisit kepada kedua orang tuanya.
“Kenapa yang saya sesalkan kemarin itu Denada di dalam pengakuannya itu tidak juga secara eksplisit menyatakan permohonan maaf kepada kedua orang saya,” katanya.
Ronald pun menegaskan bahwa gugatan yang diajukan bukan semata-mata soal materi.
“Kan saya sudah berkali-kali yang mentrigger saya untuk mengajukan gugatan ini bukan soal angka, tetapi tindakan Denada itu yang saya pandang sudah betul-betul menzalimi harkat dan martabat orang tua saya,” tandasnya.
Dengan demikian, alasan Ressa belum membuka pintu maaf bukan karena menolak perdamaian sepenuhnya.
Pihaknya hanya menginginkan pertemuan langsung dan permintaan maaf yang tulus kepada tiga pihak prinsipal.
Jika itu terpenuhi, peluang pencabutan gugatan tetap terbuka dan konflik panjang ini bisa berakhir damai.
(anf)