news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ibu Kandung Nizam Syafei dan Ibu Tiri.
Sumber :
  • tvOnenews

Ibu Kandung Nizam Bongkar Chat Keji Ibu Tiri Saat Sang Putra Sakit Parah

​​​​​​​Ibu Kandung Nizam bongkar chat keji ibu tiri saat Nizam Syafei sakit parah dua hari sebelum meninggal, jadi sorotan dalam kasus dugaan pembiaran.
Kamis, 26 Februari 2026 - 09:50 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Ibu Kandung Nizam bongkar chat keji ibu tiri saat sang putra sakit parah yang disebut terjadi hanya dua hari sebelum Nizam Syafei mengembuskan napas terakhirnya. 

Isi percakapan tersebut kini menjadi sorotan publik karena diduga menunjukkan adanya pembiaran saat kondisi korban sudah kritis.

Kasus meninggalnya Nizam Syafei (12) di RSUD Jampang Kulon, Sukabumi, terus bergulir.


Nizam Syafei dan Ibu Tiri. (Sumber: tvOnenews)

Bocah tersebut meninggal dengan kondisi tubuh penuh luka bakar dan memar yang diduga akibat kekerasan. 

Polisi telah menetapkan ibu tiri Nizam berinisial TR (46) sebagai tersangka dugaan kekerasan terhadap anak.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, membenarkan bahwa Satreskrim Polres Sukabumi telah menaikkan status TR menjadi tersangka setelah mengantongi sejumlah alat bukti.

Meski demikian, penyidikan masih terus dilakukan, termasuk pendalaman unsur pasal serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. 

Polisi juga masih menunggu hasil uji patologi anatomi dan toksikologi untuk memastikan penyebab pasti kematian Nizam.

Di tengah proses hukum tersebut, Ibu Kandung Nizam, Lisnawati, sebelumnya juga melaporkan ayah kandung korban atas dugaan kelalaian dan pembiaran. 

Ia mendatangi KPAI hingga Polres Sukabumi demi mencari keadilan bagi putranya.

Melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti, Lisnawati menegaskan bahwa laporan tersebut dilandasi rasa kehilangan seorang ibu.

“Sekali lagi dari awal bahwa klien kami seorang ibu yang kehilangan anaknya. Artinya bahwa dia melapor sebagai korban yang telah kehilangan anaknya,” ujar Krisna Murti dalam keterangannya di kanal YouTube Intens Investigasi pada 25/2/2026.


Ibu Kandung Nizam Bongkar Chat Keji Ibu Tiri Saat Sang Putra Sakit Parah. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)

Ia menambahkan, “Jadi patut diduga kan adanya kelalaian dan pembiaran di sini. Maka klien kami menguasakan kepada kami untuk melapor saudara AS.”

Sorotan utama tertuju pada isi SMS yang dikirim dua hari sebelum Nizam meninggal dunia.

Krisna Murti mengungkap bahwa percakapan tersebut menggunakan bahasa Sunda dan dianggap memperlihatkan sikap tidak berempati terhadap kondisi korban.

“AS ini adalah ayah daripada almarhum Nizam begitu loh. Karena kenapa kan kita anggap itu adalah kelalaian dan penelantaran. Karena ada SMS chat sebelum almarhum meninggal, sebelum almarhum meninggal chatnya itu dalam bahasa Sunda tuh seperti apa? Dijelasin chatnya,” papar Krisna Murti.

Lisnawati kemudian memaparkan kondisi anaknya saat itu. “Udah mau itu gitu sakit. Heeh. Terus bahkan si Raja sakit sampai sakit paru-paru ngomongnya. Heeh.”

Saat ditanya mengenai respons untuk membawa korban ke rumah sakit, kakak Lisnawati menjelaskan isi percakapan tersebut.

“Jadi intinya begini chat dari bapaknya ke ini tanggal 17 Februari ya. Jadi dua hari sebelum meninggal istrinya menyampaikan bahwa Nizam nih sakit di rumah. Dia bilang kenapa enggak dibawa ke rumah sakit? ‘Ya biarin aja sampai kalaupun dia meninggal tinggal dimakamin di pemakaman keluarga dekat bapaknya si bapak ini yang kita laporkan,’” jelasnya.

Pernyataan tersebut semakin diperkuat dengan respons lain yang dinilai mengejutkan.

“Kemarin ketika diminta dibawa ke rumah sakit dia jawabnya apa?” tanya Krisna Murti.

Lisnawati menjawab, “Belum ada waktu. Masih sibuk.”

Krisna Murti kembali menegaskan, “Belum ada waktu sampai sibuk. Terus kalau apa?”

Lisnawati pun menyampaikan kalimat yang menjadi perhatian publik. “Kalaupun meninggal, ikhlaskan.”

Tim kuasa hukum lainnya menjelaskan bahwa laporan yang diajukan mengacu pada Pasal 76B juncto Pasal 77B terkait dugaan pembiaran terhadap anak. 

Mereka menilai korban baru dibawa ke rumah sakit keesokan harinya, padahal kondisi tubuhnya sudah terdapat luka lebam dan luka bakar.

Kini, kasus Nizam Syafei masih dalam proses hukum. Ibu Kandung Nizam berharap seluruh fakta, termasuk isi chat yang dianggap sebagai bentuk sikap tidak manusiawi saat anaknya sakit parah, dapat terungkap secara terang di hadapan hukum.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:46
01:34
07:27
02:53
00:44
06:12

Viral