- Kolase tvOnenews.com / Istimewa / YouTube Denny Sumargo
Janggal Kematian Anaknya hanya Dianiaya Ibu Tiri, Ibu Kandung Nizam Curigai Keterlibatan Eks Suami: Aku Pernah Disiram
Jakarta, tvOnenews.com - Lisnawati, ibu kandung Nizam Syafei masih berduka secara mendalam. Putranya berakhir tragis akibat menjadi korban dugaan penganiayaan oleh ibu tiri, TR.
Sebagai ibu kandung, Lisnawati tentu memperjuangkan keadilan bagi Nizam. Ia tidak akan membiarkan putranya biasa disapa Raja berakhir sia-sia.
Di podcast YouTube Denny Sumargo, Lisnawati justru menumpahkan kecurigaannya terhadap mantan suami, Anwar Satibi. Menurutnya, terduga pelaku tidak hanya menyasar pada ibu tiri Nizam.
Kecurigaan Lisna muncul setelah mengetahui Anwar Satibi tidak langsung membawa Nizam ke rumah sakit. Ironisnya, ia diminta mengikhlaskan putranya.
"Kok bilang kayak begitu? Padahal masih sempat lah harus bawalah ke dokter," ujar Lisnawati dikutip tvOnenews.com, Jumat (27/2/2026).
Kala itu, Lisna harus mengikhlaskan sang putra yang direncanakan akan dimakamkan di dekat makam kakeknya. Rencana tersebut berlangsung sebelum Nizam menghembuskan napas terakhirnya.
Kuasa hukum Mira Widyawati menimpali pembicaraan Lisna. Mira mengingat betul ada kalimat yang janggal sebelum kematian Nizam.
"Ada satu kalimat lagi, 'Sepertinya usianya nggak lama ya. Jadi ikhlaskan saja'. Padahal, itu masih di rumah, belum dibawa berobat," terang Mira.
Ibu Kandung Nizam Syafei Semakin Curigai Mantan Suami
- Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo
Karena gelagat tersebut, Lisna justru semakin memikirkan penyebab kematian Nizam. Ia pun mencurigai adanya dugaan keterlibatan Awang sapaan akrab mantan suaminya.
"Feeling saya, bapaknya juga yang ada itunya juga. Ada keterlibatan. Baru dugaan, bukan menuduh," imbuhnya.
Ia menyampaikan alasannya kenapa kecurigaan terhadap mantan suaminya tidak terbendung. Hal ini berkaitan dengan kisa masa lalunya yang begitu pahit.
Semasa membina rumah tangga, Lisnawati dan Anwar Satibi sudah sering cekcok. Dalam sejarah pernikahannya, Lisna mengaku sering mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Sementara, pernikahan Lisnawati dengan Anwar Satibi kala itu masih berusia 18 tahun. Mereka bisa menikah berkat berkenalan lewat media sosial sehingga memutuskan membentuk keluarga kecil baru.
Lisna tidak menutupi tabiat asli Anwar. Sebelum menikah, mantan suaminya selalu menunjukkan sikap menyenangkan.
"Setelah menikah ya gitu, jahat, sering KDRT juga. Waktu (Nizam Syafei) di dalam kandungan juga, saya sering di KDRT," ucapnya.
Ia tidak menyangka sikap Anwar berubah total pasca menikah. Ia mencontohkan perkara sepele sampai melakukan KDRT.
"Contohnya dia kalau pulang dari luar dari mana-mana, dia banyak cupangnya. Saya nanya doang, dia marah-marah kayak gitu," paparnya.
Ironisnya, ayah kandung Nizam Syafei juga melampiaskan amarah kepada Lisnawati. Hal itu mengakibatkan adanya dugaan kekerasan fisik dalam rumah tangga mereka.
Lisna tersiksa selama satu tahun menikah dengan Anwar. Kekerasan fisik dinilai telah melampaui batas, seperti rambut dipotong menggunakan golok hingga disiram dengan air panas.
"Disiram pakai air panas, air habis dimasak, disiram ke belakang punggung saya sampai-sampai saya takut kalau dia pulang, mendengar suara motornya aja saya takut," paparnya.
Sebelumnya, kasus Nizam Syafei (13), bocah asal Sukabumi, Jawa Barat, mengguncang publik. Ia tewas dengan tragis dalam kondisi tubuh dibalut luka bakar hingga memar.
Nizam sempat mengungkap siapa terduga pelakunya. Itu terjadi sebelum ia meninggal dunia.
Berdasarkan video yang viral di media sosial, Nizam menunjuk ibu tirinya, TR. Ia mengaku dipaksa minum air panas walaupun sempat dibantah oleh TR.
Berdasarkan hasil penyelidikan, TR resmi ditetapkan sebagai tersangka. Sementara, Krisna Murti, kuasa hukum Lisnawati telah melaporkan ayah kandung Nizam ke Polres Sukabumi atas kasus dugaan pembiaran dan penelantaran anak.
(hap)