news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Cak Nun atau Emha Ainun Nadjib.
Sumber :
  • YouTube/caknundotcom

Viral Ramalan Cak Nun Soal Perang Iran dengan Israel dan AS, Kini Jadi Kenyataan

Ramalan Cak Nun 14 tahun lalu tentang Iran yang akan perang dengan Israel dan AS viral lagi setelah kejadian tersebut benar-benar terjadi.
Minggu, 1 Maret 2026 - 15:37 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sebuah video lama dari penceramah Emha Ainun Nadjib kembali viral di media sosial setelah ramalannya 14 tahun silam disebut-sebut terbukti.

Dalam potongan video ceramahnya yang beredar luas di platform Instagram dan TikTok, Cak Nun secara gamblang menyebut bahwa suatu hari Iran akan diserang oleh Israel dan Amerika Serikat, sementara Arab Saudi akan berpihak kepada Israel.

Potongan video tersebut diambil dari ceramah Cak Nun pada tahun 2012 di Masjid Raya Klaten.

Kala itu, Cak Nun berbicara tentang dinamika geopolitik Timur Tengah dan potensi konflik yang bisa melibatkan kekuatan besar dunia.

Meski pernyataan itu disampaikan lebih dari satu dekade lalu, isi pesannya kini dianggap “menyentuh kenyataan.”

“Suatu hari Iran akan diserang oleh Israel dan Amerika, dan nanti Arab Saudi bisa dipastikan akan membela Israel. Pertanyaannya untuk Indonesia: Indonesia membela mana?” ujar Cak Nun dalam video yang viral tersebut.

Pernyataan itu juga disertai analisis mendalam mengenai konflik ideologis dan keagamaan di kawasan Timur Tengah.

Cak Nun menilai bahwa konflik di sana tidak hanya soal politik, tetapi juga menyangkut perebutan pengaruh spiritual dan keagamaan.

“Mohon maaf kalau saya salah, Israel itu juga melakukan provokasi yang luar biasa di Arab Saudi dengan meningkatkan faham-faham yang kemudian menguasai Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Tujuannya sederhana: memutus hubungan batin antara umat Islam dengan Rasulullah SAW,” lanjut Cak Nun dalam ceramahnya.

Pernyataan ini kembali diangkat publik setelah perang besar antara Iran dan Israel pecah kembali pada tahun 2025 hingga berlanjut pada awal 2026.

Dilansir dari Detikcom, Suko Widodo, sahabat dekat Cak Nun, membenarkan bahwa pernyataan itu benar adanya.

Ia menjelaskan bahwa ceramah tersebut merupakan bentuk analisis geopolitik rasional.

"Iya, (prediksi berdasarkan pengetahuan) geopolitik. Geopolitik dan ya, apa ya, informasi intelijen dari jaringan Cak Nun kan juga internasional. Itu bukan irasional, sangat rasional perhitungan-perhitungan Cak Nun itu," jelas Suko.

Suko, yang sudah mendampingi Cak Nun dalam berbagai forum diskusi sejak 2009, menyebut bahwa pemikiran Cak Nun memang kerap melampaui zamannya.

Ia sering mengaitkan fenomena politik global dengan realitas sosial dan spiritual umat Islam.

Prediksi Jadi Nyata: Iran, Israel, dan AS Terlibat Konflik Bersenjata

Foto menunjukkan suasana setelah terjadi serangan di dekat Universitas Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ Xinhua/tom/am.

Ramalan yang disampaikan 14 tahun silam itu kini mencuat kembali setelah perang besar benar-benar pecah.

Pada 13 Juni 2025, Israel melancarkan serangan udara ke fasilitas militer dan nuklir Iran.

Langkah ini diklaim sebagai “serangan pencegahan” terhadap potensi ancaman program nuklir Teheran.

Iran tak tinggal diam. Balasan keras datang melalui serangan rudal balistik dan drone ke wilayah Israel, menyebabkan korban di beberapa kota besar.

Konflik meningkat pesat hingga 22 Juni 2025, ketika Amerika Serikat secara resmi ikut campur dengan menyerang tiga situs nuklir Iran untuk membantu Israel.

Meskipun terjadi upaya negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat, perundingan terkait program nuklir Iran tak menghasilkan kesepakatan apa pun.

Pada 28 Februari 2026, Israel kembali melancarkan serangan udara masif ke Teheran, Isfahan, dan Tabriz, menargetkan fasilitas militer dan gedung pemerintah.

Iran kembali membalas dengan menembakkan rudal dan drone ke Israel serta menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Presenter TV Iran umumkan tewasnya Ayatollah Ali Khamenei
Sumber :
  • Instagram/anewsz.tv

Situasi ini membuat sirene darurat berbunyi di banyak kota Israel dan memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat perlindungan bawah tanah.

Puncak konflik terjadi ketika Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal dunia pada 1 Maret 2026.

Kabar tersebut segera dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran, IRINN, yang menyebut Khamenei wafat akibat serangan udara. (adk)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral