- Youtube Kang Dedi Mulyadi
Sering Disebut Gubernur Konten, Dedi Mulyadi Bongkar Manfaat Rajin Bikin Vlog Kegiatan Dinas di YouTube
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau akrab dipanggil Kang Dedi Mulyadi (KDM) kerap mendapat sindiran dengan sebutan ‘Gubernur Konten’.
Tetapi, kini Dedi Mulyadi justru membongkar manfaat dari membuat konten untuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
Dedi mengatakan setiap konten yang dihasilkan olehnya tidak melalui proses menyusun konsep, tetapi inspirasinya berasal dari kebiasaan yang dilakukan setiap hari.
“Saya ini bukan bikin konten. Saya ini melakukan sesuatu yang itu adalah kebiasaan saya setiap hari secara original, cuma di-vlog,” ungkap Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi pada tayangan YouTube Liputan 6.
Awalnya ia memulai membuat konten video sejak putrinya, Hyang Sukma Ayu lahir. Konten itu dibuat untuk mendokumentasikan kebersamaan dengan sang anak.
“Yang terdokumentasikan itu ketika keluar dari rumah. Paling pagi-pagi bercanda sama neng Hyang. Itu selalu saya suka vlogging. Itu sejak dia lahir, karena itu dokumentasi saya buat anak saya,” jelas KDM.
“Itu nanti jadi cerita dia sudah besar, waktu digendong, waktu marah-marah, nangis, semua ada. Jadi memang awalnya dokumentasi untuk anak,” sambungnya menjelaskan.
- YouTube Kang Dedi Mulyadi
Menanggapi tudingan sebagai pejabat yang gemar melakukan pencitraan melalui konten YouTube, Dedi Mulyadi menekankan di era digital hampir seluruh pejabat mendokumentasikan kegiatannya.
“Dulu kita memberikan ruang untuk menceritakan. Kemudian dianggap bahwa saya ini segala sesuatunya sudah dikamerakan,” ujarnya.
“Perasaan hampir semua pejabat hari ini dikamerakan, didokumentasikan. Tapi ada yang nonton, ada juga yang nggak nonton. Kebetulan saya ada yang nonton,” lanjutnya.
Dedi Mulyadi mulai serius menjadi konten kreator YouTube pasca menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
Sejak masih menduduki kursi Bupati Purwakarta, kegiatannya sering didokumentasikan oleh humas saat bertugas.
Pada akhirnya rutinitas tersebut ditekuni secara profesional sebagai konten kreator YouTube saat ini.
Dedi Mulyadi menduga dokumentasi tersebut di simpan di YouTube. Sehingga karyawannya menyarankan untuk terus mengelola kanal YouTube tersebut hingga memiliki banyak subscriber.