- YouTube/feniroseofficial
Denada Akhirnya Jujur Soal Sosok Ayah Kandung Ressa: Dia Tahu, Aku Tidak Menyalahkan
- YouTube/feniroseofficial
“Ressa tuh nggak dibuang. Aku mengandung dan melahirkan dia dengan penuh kasih dan sayang,” tegas Denada.
Ia juga memahami bahwa mungkin ada perasaan dalam diri Ressa yang merasa ditinggalkan.
Namun Denada tidak menampik bahwa hal tersebut merupakan kesalahannya di masa lalu.
“Itu salahku. Tapi aku cuma mau bilang, enggak seperti itu,” ucapnya penuh haru.
Dalam kesempatan itu, Denada mengungkapkan harapan besarnya agar Ressa bisa melihat dan mendengar langsung penjelasan darinya.
Ia ingin meluruskan berbagai hal yang mungkin selama ini menjadi tanda tanya.
Denada menyadari bahwa tidak semua pertanyaan Ressa bisa langsung terjawab. Namun setidaknya, ia berharap sebagian dari cerita yang ia sampaikan bisa memberikan pemahaman baru.
"Mudah-mudahan di sini aku bisa cerita, enggak untuk mencari pembenaran, tapi aku kepengin paling tidak dia lihat dan dia dengar dari dariku sendiri,” ujarnya.
Perjalanan Denada saat menjalani kehamilan juga tidaklah mudah.
Ia mengaku sempat merasa takut, bingung, hingga ragu apakah mampu membesarkan anak seorang diri.
Terlebih, pada saat itu ia belum menceritakan kondisi tersebut kepada siapa pun, termasuk keluarganya sendiri.
Ia benar-benar menjalani masa-masa tersebut dalam kesendirian.
“Pada saat itu aku benar-benar sendiri. Enggak gampang,” ungkap Denada.
Namun di balik semua ketakutan itu, ada tekad kuat yang membuatnya terus melangkah.
Ia menggambarkan hubungannya dengan bayi yang dikandungnya saat itu seperti dua pihak yang saling menguatkan menghadapi dunia.
"Pada saat itu tuh rasanya kayak it's you and me against the world, ya ini kamu sama aku gitu. Kita akan lakukan ini bersama-sama berdua gitu dan ya udah mantap aja aku jalanin," katanya menggambarkan perasaannya.
Seiring berjalannya waktu, Denada akhirnya memberanikan diri untuk membuka kondisi tersebut kepada ibunya, Emilia Contessa.
Namun proses itu pun tidak instan, karena ia membutuhkan waktu untuk benar-benar siap. (adk)